KARAWANG – Wajah kawasan Cikampek dipastikan bakal segera berubah melalui proyek revitalisasi besar-besaran yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Karawang. Rencana strategis ini mencakup penataan menyeluruh yang mengintegrasikan Terminal Cikampek dengan area flyover guna menciptakan simpul transportasi yang lebih modern dan tertata.

Langkah ini diambil menyusul hasil kunjungan lapangan Bupati Karawang yang menemukan urgensi pengembalian fungsi terminal agar lebih optimal dalam mendukung kelancaran lalu lintas di wilayah tersebut.

Sinergi Lintas Sektor dan Desain Terpadu

Kepala Dinas Perhubungan Karawang, Muhana, menegaskan bahwa pembenahan ini tidak dilakukan secara terpisah-pisah. Proyek ini melibatkan kolaborasi antarinstansi dengan pembagian peran sebagai berikut:

  • Leading Sector: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ditunjuk sebagai komando utama pembangunan.

  • Cakupan Wilayah: Penataan dilakukan serentak pada Terminal Cikampek, jembatan layang (flyover), hingga penataan kawasan pasar di sekitarnya.

  • Acuan Konsep: Pemerintah telah menyiapkan desain khusus yang mengedepankan aspek ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat serta awak angkutan.

Respon Positif Pengemudi Angkot

Salah satu poin krusial dalam rencana ini adalah komitmen para pengemudi angkutan kota (angkot) untuk kembali menghidupkan terminal.

  • Kesiapan Beroperasi: Para sopir menyatakan kesediaan untuk masuk dan beroperasi di dalam terminal secara rutin.

  • Syarat Fasilitas: Komitmen tersebut akan dijalankan asalkan fasilitas terminal yang dibangun nantinya memenuhi standar kelayakan operasional mereka.

  • Dukungan Operasional: Pengemudi berharap kondisi terminal baru dapat benar-benar mendukung aktivitas transportasi publik secara maksimal.

Target Realisasi 2026

Pemerintah daerah menargetkan pengerjaan fisik penataan Terminal Cikampek ini dapat segera direalisasikan mulai tahun ini.

“Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan transportasi publik sekaligus menata kawasan Cikampek agar lebih tertib dan representatif,” tutup Muhana, Selasa (14/4/2026).