KARAWANG – Kondisi fasilitas pendidikan di SD Negeri Kalibuaya 1, Kabupaten Karawang, mendadak jadi sorotan publik. Sejumlah sarana dan prasarana di sekolah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah hingga mengganggu kelancaran serta kenyamanan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Selasa (21/7/2026), beberapa ruang kelas nampak memprihatinkan dan tidak layak dipergunakan untuk proses pembelajaran secara optimal.

Keramik Pecah dan Siswa Belajar di Atas Matras

Kerusakan fisik bangunan terlihat amat jelas di area lantai kelas. Banyak ubin keramik yang pecah, retak, bahkan terlepas penuh dari dudukannya. Kondisi lantai yang terkelupas ini tidak hanya mengurangi nilai estetika, melainkan juga sangat membahayakan keselamatan fisik siswa maupun guru saat beraktivitas harian.

Tak hanya itu, keterbatasan sarana mebel (meja dan kursi belajar) memaksa sebagian siswa terpaksa harus menyimak materi pelajaran dengan duduk lesehan di atas matras seadanya. Pemandangan ini menjadi potret miris ketimpangan fasilitas pendidikan di daerah.

Ancaman lain juga datang dari bagian atap plafon sekolah yang keropos dan berlubang di berbagai titik. Kondisi atap yang menganga tersebut memicu kekhawatiran tinggi akan potensi kebocoran hebat saat memasuki musim penghujan.

Orang Tua Murid Minta Pemkab dan DPRD Turun Tangan

Melihat kondisi yang berisiko bagi keselamatan buah hati mereka, para orang tua murid merasa sangat prihatin dan mendesak adanya langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang serta Disdikbud setempat.

“Kami sangat berharap perhatian penuh dari Pemerintah Kabupaten Karawang untuk segera membantu perbaikan fasilitas sekolah ini demi keselamatan anak-anak,” ujar salah seorang wali murid di lokasi, Selasa (21/7/2026).

Selain kepada pihak eksekutif, warga juga memohon agar jajaran wakil rakyat di DPRD Kabupaten Karawang, khususnya dari daerah pemilihan (dapil) setempat, dapat turun langsung meninjau kondisi lapangan dan memperjuangkan anggaran perbaikan.

Warga menegaskan bahwa anak-anak memiliki hak dasar yang sama untuk mengenyam pendidikan di lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan layak. Perbaikan infrastruktur secara cepat dan tepat amat dinantikan agar investasi masa depan generasi muda Karawang tidak terhambat.