KARAWANG – PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) bergerak cepat merespons aduan serta laporan masyarakat nelayan lokal terkait dugaan kemunculan gelembung udara di kawasan perairan Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Sebagai langkah mitigasi dan penanganan tanggap cepat, pihak perusahaan langsung menerjunkan tim untuk menyisir serta melakukan pemeriksaan secara intensif di lokasi perairan sejak Jumat (24/7/2026) hingga Sabtu (25/7/2026).

Penyisiran Kombinasi Jalur Laut dan Udara

Pemeriksaan ketat tersebut dilaksanakan melalui dua metode pemantauan simultaneously, yakni penyisiran langsung di permukaan laut menggunakan armada kapal operasional serta pantauan udara menggunakan helikopter.

Langkah ini diambil untuk memastikan cakupan pemantauan menyeluruh di sekitar area fasilitas migas lepas pantai (offshore).

Berdasarkan hasil pemantauan komprehensif dan inspeksi mendalam di lapangan, tim teknis memastikan tidak ditemukan adanya gelembung udara di sekitar area sarana maupun fasilitas operasional milik PHE ONWJ.

  • Waktu Pengecekan: Jumat (24/7/2026) hingga Sabtu (25/7/2026).

  • Metode Pantauan: Armada kapal laut dan patroli udara via helikopter.

  • Hasil Inspeksi: Nihil indikasi gelembung udara, seluruh instalasi dalam keadaan aman.

Pasokan Energi Berjalan Normal dan Aman

Manajemen PHE ONWJ memastikan bahwa seluruh aktivitas operasional penambangan dan penyaluran migas di kawasan perairan Karawang tetap berjalan dengan aman, stabil, dan normal tanpa kendala.

Hingga saat ini, tidak ditemukan gangguan maupun hambatan pada pasokan energi nasional yang dikelola oleh Perusahaan.

PHE ONWJ menegaskan komitmennya untuk terus menjaga standar keselamatan operasional yang tinggi, melestarikan lingkungan ekosistem laut, serta bersikap terbuka terhadap setiap laporan maupun masukan dari masyarakat demi kenyamanan dan keselamatan bersama.