KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang turut ambil bagian dalam Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 dengan membawa berbagai produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta komoditas pangan lokal.

Pameran tersebut berlangsung pada 27 hingga 28 Agustus 2026 di Hall 3 dan 3A Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten.

Mengusung tema “Jelajahi Ragam Komoditas Indonesia Tanpa Batas”, AOE 2026 memusatkan kegiatan pada sektor Trade, Tourism, Investment & Procurement (TTI).

Ajang ini menjadi salah satu sarana bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi wilayah, produk UMKM, hingga berbagai komoditas unggulan kepada calon mitra usaha dan investor dari berbagai daerah.

Tidak hanya menghadirkan pameran, rangkaian AOE 2026 juga diisi dengan sejumlah agenda pendukung, mulai dari forum bisnis, penjajakan kerja sama perdagangan antardaerah, hingga workshop e-Katalog yang melibatkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menilai keikutsertaan Kabupaten Karawang dalam kegiatan tersebut memiliki tujuan yang lebih luas dibandingkan sekadar menampilkan produk daerah.

Menurutnya, expo tersebut dapat dimanfaatkan untuk membangun jaringan usaha, memperluas jangkauan pemasaran, sekaligus membuka peluang investasi bagi para pelaku usaha asal Karawang.

“Karawang hadir membawa produk unggulan UMKM dan hasil pangan lokal untuk diperkenalkan lebih luas. Bagi saya, expo ini bukan sekadar pameran, tetapi ruang untuk membuka jejaring, memperluas pasar, menarik investasi, dan menghadirkan peluang baru bagi pelaku usaha Karawang,” ujar Aep usai meninjau stan pameran Pemkab Karawang.

Ia menyebut AOE 2026 menjadi kesempatan strategis bagi produk-produk lokal Karawang agar semakin dikenal masyarakat sekaligus menarik perhatian calon mitra bisnis dari berbagai wilayah.

Pemkab Karawang berharap partisipasi dalam agenda tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan UMKM, termasuk membantu produk lokal menjangkau pasar yang lebih luas.

“Kita ingin produk lokal semakin dikenal, UMKM semakin naik kelas, dan potensi daerah mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” kata Aep.

Pemerintah daerah pun terus berupaya meningkatkan daya saing UMKM serta mengembangkan potensi pangan lokal agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karawang.