KARAWANG – Guna menjamin bantuan sosial (bansos) jatuh ke tangan yang berhak, petugas pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) bersama Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat, melakukan aksi “turun gunung”. Petugas mendatangi langsung rumah warga prasejahtera untuk melakukan edukasi sekaligus verifikasi data lapangan.

Nuril (36), Pendamping PKH Kelurahan Tunggakjati, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil bersama pihak Puskesos untuk memberikan arahan mendalam mengenai jenis bantuan yang akan diterima masyarakat.

“Sengaja saya datang berkunjung bersama Pak Cahyu (Puskesos) untuk memberikan edukasi. Kami ingin warga paham seperti apa bentuk manfaat bansos yang akan mereka terima,” ujar Nuril saat bertugas di lapangan, Rabu (08/04/2026).

Verifikasi Data hingga Kendala Teknis

Salah satu warga yang dikunjungi adalah Ibu Warnah (55), warga Dusun Wanasepi, Kelurahan Tunggakjati. Berdasarkan hasil pengecekan data terbaru, Ibu Warnah diprediksi akan menerima bantuan berupa sembako atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) pada periode bulan mendatang.

Selain edukasi, petugas juga fokus pada validitas teknis penerima manfaat, di antaranya:

  • Pengecekan Kartu: Memastikan kondisi kartu ATM bantuan masih ada dan berfungsi dengan baik.

  • Keamanan PIN: Memverifikasi apakah penerima masih memiliki atau mengingat nomor PIN kartu mereka.

  • Fasilitasi Perbankan: Membantu pengurusan ke bank jika ditemukan kendala pada kartu guna memastikan kelayakan penerima tetap terjaga.

Melayani dengan Niat Ikhlas

Nuril mengakui bahwa menjadi pendamping sosial memerlukan kesabaran ekstra, terutama saat berhadapan dengan warga lanjut usia yang masih kesulitan menggunakan teknologi (gaptek). Namun, ia menegaskan bahwa pengabdian ini dijalani dengan niat yang tulus.

“Niatnya nawaitu ikhlas membantu. Meski setiap hari berhadapan dengan berbagai karakter masyarakat, alhamdulillah yang dirasakan bukan hanya rezeki yang cukup, tapi badan juga terasa sehat,” pungkasnya.

Apresiasi dari Masyarakat

Aksi sigap para petugas ini mendapat respons positif dari warga setempat. Ibu Warnah (53) mengaku sangat terbantu karena kini mendapatkan informasi yang jelas mengenai kriteria penerima bantuan.

“Saya senang sekali didatangi petugas. Sekarang saya jadi tahu informasi jelas mana yang berhak dapat bantuan dan mana yang tidak. Saya juga bisa bantu menjelaskan ke tetangga sekitar supaya tidak salah paham,” tutur Warnah.