KARAWANG – Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali mencuat dan menggegerkan publik Kabupaten Karawang. Seorang siswi berusia 15 tahun, berinisial N, diduga menjadi korban tindakan asusila yang dilakukan oleh pelatih pencak silatnya sendiri, yang diketahui berinisial OD.

Kasus yang memprihatinkan ini terungkap setelah pihak keluarga mencium adanya perubahan perilaku yang mencolok pada diri korban.

Terbongkar dari Perubahan Sikap Korban Ayah korban mengungkapkan bahwa sebelumnya tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan. Namun, belakangan ini sikap N berubah drastis; korban sering mengamuk tanpa alasan yang jelas dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan melamun. Merasa ada yang tidak beres, sang ayah terus mendesak putrinya untuk jujur hingga akhirnya N menceritakan kejadian pilu yang dialaminya.

“Awalnya sering marah-marah sendiri. Tapi akhir-akhir ini dia lebih banyak melamun. Setelah kami desak, akhirnya dia mau bercerita,” ujar ayah korban dengan nada getir, Sabtu (24/1).

Pihak Kepolisian Mulai Bergerak Kasus ini pun sudah sampai ke meja hijau. Kanit IV PPA Polres Karawang, Iptu Rita Zahara, membenarkan adanya laporan terkait dugaan tindak asusila tersebut. Saat ini, kepolisian tengah melakukan tindak lanjut atas kasus yang menimpa siswi malang tersebut.

“Benar, laporannya ada di Polres. Saat ini sedang dalam proses pembuatan Laporan Polisi (LP),” jelas Iptu Rita melalui pesan singkat, Sabtu (24/1).

Pihak keluarga berharap keadilan dapat ditegakkan seadil-adilnya, mengingat pelaku merupakan sosok yang seharusnya menjadi pembimbing dan pelindung bagi korban di lingkungan kegiatan olahraga.