Keluhan Warga Karawang: Berburu Uang Baru Lebaran di Situs BI Tak Semudah yang Dibayangkan
KARAWANG – Mendekati momentum Hari Raya Idul Fitri 2026, antusiasme masyarakat Kabupaten Karawang untuk memiliki uang baru justru terbentur kendala teknis. Banyak warga yang mulai mengeluhkan sulitnya mengakses sistem penukaran uang resmi melalui laman yang disediakan Bank Indonesia (BI).
Salah satu warga Karawang, Rani (23), membagikan pengalamannya saat mencoba peruntungan di situs pintar.bi.go.id. Ia mengaku harus menghabiskan waktu seharian penuh hanya untuk memantau layar ponsel demi mendapatkan slot jadwal penukaran.
“Kalau HP sempat mati atau tidak sengaja keluar dari browser, urutan antreannya langsung bertambah jauh. Nunggunya benar-benar lama dan menguras kesabaran,” ujar Rani saat diwawancarai pada Rabu (25/2/2026).
Persoalan tidak berhenti pada antrean digital yang mengular. Rani menceritakan bahwa dirinya sempat berhasil menembus laman pendaftaran dan mengisi data diri. Namun, harapannya pupus karena sistem tidak mengirimkan notifikasi konfirmasi ke alamat emailnya, sehingga data yang dimasukkan dianggap tidak terekam.
Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat lokal yang berharap bisa mendapatkan uang pecahan baru secara resmi tanpa harus melalui jasa penukaran uang di pinggir jalan yang biasanya mengenakan biaya tambahan.





Tinggalkan Balasan