Kawasan Patung Surotokunto Gelap Gulita, Mobil Warung Sedekah Karawang Jadi Korban Pembobolan
KARAWANG – Minimnya fasilitas lampu penerangan di sekitar kawasan Tugu Patung Pahlawan Surotokunto, Karawang, mulai memicu keresahan masyarakat. Kondisi area yang gelap gulita saat malam hari tersebut dinilai rawan menjadi titik empuk bagi para pelaku tindak kriminalitas.
Benar saja, dampak dari rawannya wilayah tersebut kini dirasakan langsung oleh pihak Warung Sedekah Karawang. Satu unit mobil operasional milik mereka yang tengah terparkir di halaman kantor setempat dilaporkan menjadi sasaran aksi pembobolan maling.
Komponen Mesin Raib, Kerugian Jutaan Rupiah
Perwakilan dari Warung Sedekah Karawang, Teungku, mengungkapkan bahwa aksi pencurian tersebut baru disadari oleh pihak pengelola pada Selasa (19/5/2026) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Pelaku diketahui mengincar komponen vital bagian dalam kendaraan.
-
Barang yang Hilang: Satu unit Engine Control Unit (ECU) dari mobil Daihatsu Grandmax milik yayasan raib digondol pelaku.
-
Total Kerugian: Akibat hilangnya komponen kelistrikan mesin tersebut, kerugian materiil ditaksir menyentuh angka Rp7 juta.
-
Penanganan Polisi: Pihak berwajib dilaporkan sudah turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan awal dan memulai proses penyelidikan.
Gelap Sejak Proyek Underpass Rampung
Menurut penuturan Teungku, pudarnya pencahayaan di sekitar monumen bersejarah tersebut terjadi semenjak selesainya proyek pembangunan Underpass Warung Bambu. Sejak saat itu, area taman di sekeliling tugu kekurangan pasokan lampu penerangan yang memadai.
Kondisi ini membuat warga yang melintas maupun yang beraktivitas di sekitar lokasi merasa diselimuti rasa waswas, terutama ketika memasuki waktu malam.
Pihak korban bersama warga setempat sangat berharap Pemerintah Kabupaten Karawang beserta dinas terkait bisa segera mengambil tindakan nyata dengan memasang lampu-lampu taman yang baru. Langkah preventif ini dinilai mendesak guna mengembalikan rasa aman masyarakat dan mencegah peristiwa serupa terulang kembali di masa depan.





Tinggalkan Balasan