Geger Siswi SD di Purwasari Dilaporkan Hilang, Ternyata Sembunyi di Lemari Karena Takut Dimarahi
KARAWANG – Seorang siswi kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, sempat membuat geger pihak keluarga dan kepolisian setelah dilaporkan hilang sejak Selasa (13/1/2026). Setelah pencarian intensif yang menegangkan, bocah tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, namun di lokasi yang tak terduga: di dalam lemari pakaian rumahnya sendiri.
Kapolsek Purwasari, Iptu Herawati, menjelaskan bahwa pihak kepolisian baru menerima laporan resmi kehilangan anak pada Rabu (14/1/2026) siang. Sebelum melapor, sang ayah dikabarkan sudah kalang kabut mencari putrinya ke rumah teman-teman sekolah hingga sempat terseret informasi palsu yang menyebutkan bahwa anaknya terlihat di Stasiun Manggarai, Jakarta.
Mendapati laporan tersebut, petugas kepolisian langsung bergerak cepat menyisir area sekolah dan memeriksa sejumlah saksi. Namun, insting petugas justru membawa mereka kembali ke rumah korban untuk melakukan pemeriksaan ulang yang lebih mendalam, terutama di area kamar pribadi siswi tersebut.
Drama penemuan terjadi saat polisi mencoba memeriksa lemari pakaian. Iptu Herawati menyebutkan, awalnya ia memeriksa bagian kolong namun nihil. Kecurigaan muncul ketika pintu lemari sulit dibuka seolah ada yang menahan dari arah dalam. Setelah sedikit dipaksa, petugas terkejut mendapati bocah tersebut sedang meringkuk di balik tumpukan baju.
Berdasarkan pengakuan korban, alasan di balik aksi nekatnya bersembunyi adalah rasa takut yang mendalam. Ia mengaku terlambat bangun untuk berangkat sekolah pada Selasa pagi dan merasa sangat takut akan dimarahi oleh kakaknya. Diketahui selama ini ia tinggal bersama dua orang kakaknya yang bekerja, sementara sang ayah sedang dalam proses rencana untuk memindahkannya sekolah.
Selama lebih dari satu hari bersembunyi, siswi ini memilih diam seribu bahasa. Bahkan, ia tetap bergeming meskipun kakaknya sempat mengetuk pintu lemari tersebut berkali-kali. Ia baru keluar setelah polisi menemukannya sekitar dua jam setelah pencarian dimulai. Saat ini, pihak kepolisian memastikan korban sudah kembali ke pelukan keluarga dalam keadaan sehat tanpa kurang satu apa pun.





Tinggalkan Balasan