Eksekusi Bantaran Kali Apur Memanas, Pemilik Warung Nasi Padang Protes Jembatannya Dibongkar
KARAWANG – Proses normalisasi saluran air Kali Apur di wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, diwarnai ketegangan pada Jumat (29/5/2026). Kericuhan pecah saat petugas dan alat berat bersiap merobohkan salah satu bangunan Warung Nasi Padang yang berdiri di atas bantaran sungai.
Aksi protes tersebut dipicu oleh rasa keberatan pemilik warung terhadap pembongkaran fasilitas jembatan akses masuk tempat usahanya. Ia menilai tindakan tersebut merugikan kelangsungan bisnisnya.
Adu Mulut dengan Warga Pro-Normalisasi
Penolakan dari pemilik warung tidak hanya berhadapan dengan petugas, tetapi juga memicu reaksi keras dari warga sekitar yang berada di lokasi. Adu mulut yang cukup sengit sempat terjadi antara pemilik usaha dengan masyarakat yang mendukung penuh langkah pemerintah daerah tersebut.
Warga menilai pembersihan bangunan liar di sepanjang bantaran kali sangat krusial dilakukan. Langkah ini dianggap sebagai solusi jangka panjang untuk memperlancar arus air dan mengantisipasi ancaman banjir besar saat musim penghujan tiba.
“Masyarakat ingin saluran air bersih agar lingkungan tidak kebanjiran, jadi wajar jika mereka mendukung pembongkaran bangunan yang menghambat aliran sungai,” ungkap salah seorang warga di lokasi kejadian.
Situasi Berhasil Dikendalikan
Beruntung, suasana yang sempat memanas dan diwarnai keributan tersebut tidak sampai berujung pada tindakan anarkis. Aparat desa setempat bersama warga lainnya bergerak cepat melerai kedua belah pihak dan menenangkan situasi.
Setelah diberikan pemahaman mengenai pentingnya fungsi fasilitas umum dan tata ruang air, ketegangan perlahan mereda. Pihak pemerintah kecamatan setempat mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan dialog dalam menyelesaikan sengketa pemanfaatan lahan negara.





Tinggalkan Balasan