SOREANG – Aksi kejar-kejaran mewarnai penangkapan sebuah mobil boks yang nekat menyelundupkan ribuan liter minuman keras (miras) jenis tuak di kawasan jalur wisata Sadu, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Selasa (24/3/2026) malam. Polisi berhasil menyita sedikitnya 1.500 liter tuak yang hendak diedarkan di wilayah Bandung.

Dua pria di dalam mobil berinisial ED dan PS sempat mencoba melarikan diri sejauh dua kilometer sebelum akhirnya diringkus petugas yang sedang berjaga dalam rangka pengamanan Ramadan.

Kronologi: Berawal dari Aroma Menyengat di Jalur One Way

Penangkapan ini bermula dari kecurigaan petugas kepolisian saat memberlakukan sistem satu arah (one way) di Simpang Sadu Soreang pada Selasa petang. Saat sedang mengatur antrean kendaraan, petugas mendapati kejanggalan pada sebuah mobil boks:

  • Bau Tak Sedap: Petugas mencium aroma menyengat khas fermentasi dari arah mobil tersebut.

  • Tetesan Air: Terlihat cairan menetes dari bagian belakang boks kendaraan.

  • Upaya Melarikan Diri: Saat hendak diperiksa, sopir mobil boks bukannya kooperatif malah langsung memacu kendaraan (tancap gas) untuk menghindari petugas.

Aksi Pengejaran Sejauh 2 Kilometer

Melihat kendaraan target melarikan diri, petugas kepolisian langsung melakukan pengejaran menggunakan sepeda motor. Aksi dramatis tersebut berakhir di Jalan Raya Cipatik, sekitar dua kilometer dari titik awal, setelah petugas berhasil menghentikan paksa mobil boks tersebut.

Hasil Penggeledahan: 50 Jerigen Siap Edar

Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam pada bagian boks, petugas menemukan barang bukti berupa:

  • 50 Jerigen Tuak: Masing-masing jerigen berisi 30 liter.

  • Total Barang Bukti: 1.500 liter miras jenis tuak.

Berdasarkan pemeriksaan awal terhadap pelaku ED dan PS, ribuan liter miras tersebut dibawa dari kawasan Cidaun, Cianjur Selatan, dengan target tujuan pengiriman akhir di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung.

“Kecurigaan muncul saat mencium bau menyengat. Saat hendak diperiksa, mereka melarikan diri. Beruntung petugas sigap melakukan pengejaran hingga kendaraan berhasil dihentikan,” ujar Kapospam Simpang Sadu Soreang, Kompol Oeng Hoeruman.