KARAWANG – Band hard rock metal asal Karawang, NOEND, resmi memperkenalkan single ketiganya bertajuk “Maafkan” pada 22 September 2026. Lagu beraliran melodic metalcore tersebut membawa cerita tentang penyesalan, kehilangan, serta permintaan maaf kepada seseorang yang pernah dicintai.

“Maafkan” menjadi salah satu materi yang akan masuk dalam album perdana NOEND bertajuk Tak Berujung. Album tersebut direncanakan memuat sebanyak 12 lagu dan dijadwalkan dirilis pada 2026.

Founder NOEND, Eka Pangulimara H, mengungkapkan bahwa lagu “Maafkan” sebenarnya telah tercipta sejak sekitar 21 tahun lalu. Liriknya berangkat dari kisah salah satu personel NOEND, Midia Sandika atau yang akrab disapa Dhekok.

“Lagu ini sebetulnya terlahir 21 tahunan yang lalu. Dari ceritanya Bang Dhekok yang menulis liriknya, dan baru benar-benar diaransemen sesuai identitas NOEND sendiri,” ujar Eka, Selasa (22/9/2026).

Dalam proses produksinya, NOEND menghadirkan perpaduan vokal bersih yang emosional dengan karakter musik yang tetap agresif. Warna musik tersebut mendapat pengaruh dari sejumlah band metal seperti As I Lay Dying, Killswitch Engage, Pantera, hingga Edane.

Menurut Eka, tema kegelisahan menjadi salah satu benang merah dalam karya-karya NOEND. Nuansa tersebut kemudian dikemas melalui karakter melodic metalcore yang keras, tetapi tetap memiliki sisi musikal yang bisa dinikmati pendengar.

“Musiknya tetap bisa bergoyang, walaupun hatinya terluka. Jadi setiap hati yang terluka, jangan segan-segan untuk terus bergoyang,” katanya.

Cerita yang dibawa dalam “Maafkan” dinilai memiliki sisi personal sekaligus dekat dengan pengalaman banyak orang. Lagu tersebut menggambarkan sebuah hubungan yang telah berakhir, tetapi masih meninggalkan kenangan dan penyesalan.

Melalui lagu ini, NOEND ingin menyuarakan perasaan orang-orang yang belum sempat menyampaikan permintaan maaf kepada seseorang yang pernah menjadi bagian penting dalam hidup mereka.

Vokalis NOEND, Marco, berharap perilisan single ketiga tersebut dapat semakin mengenalkan karakter dan karya NOEND kepada masyarakat luas.

“Dengan rilis single ‘Maafkan’ ini, mudah-mudahan menjadi upaya untuk memperkenalkan lebih lanjut NOEND, khususnya di single ketiga ini untuk semakin mengetahui karya NOEND itu sendiri,” ujar Marco.

Album Tak Berujung nantinya akan memuat 12 lagu dengan beragam tema, mulai dari kehilangan, kegelisahan, keserakahan, hingga perjalanan manusia dalam menghadapi harapan dan ketidakpastian.

Setelah resmi dirilis, “Maafkan” juga dijadwalkan dibawakan secara langsung dalam agenda HUT TNI di Jakarta pada 26 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, NOEND turut membawakan lagu “Ada Hati yang Kujaga”.

Penampilan itu menjadi salah satu panggung awal bagi NOEND untuk membawakan “Maafkan” secara langsung setelah perilisan resminya. NOEND juga menjadi salah satu band asal Karawang yang tampil mewakili daerah dalam festival berskala nasional.

NOEND sendiri terbentuk di Karawang pada 2023. Formasi band saat ini terdiri dari Marco sebagai vokalis, Oi pada drum, Aditya sebagai basis, serta Midia Sandika dan Eka pada posisi gitar.

Single “Maafkan” kini sudah tersedia di berbagai platform streaming digital dan menjadi bagian dari perjalanan NOEND menuju perilisan album debut Tak Berujung.