KARAWANG – Rasa was-was kembali menyelimuti warga Perumahan Karaba Indah, RT 005/009, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur. Untuk ketiga kalinya, seekor ular piton berukuran besar ditemukan menyusup ke area permukiman pada Selasa (21/4/2026) dini hari.

Fenomena munculnya hewan melata ini disinyalir kuat sebagai dampak dari banjir yang sempat merendam kawasan tersebut beberapa waktu lalu. Luapan air diduga telah merusak habitat asli ular, sehingga predator tersebut berpindah mencari tempat yang lebih kering ke lingkungan warga.

Aksi Heroik Petugas Keamanan

Ketegangan sempat terjadi saat ular tersebut terlihat melata di sekitar rumah penduduk. Beruntung, situasi dapat dikendalikan berkat keberanian Asep, seorang petugas keamanan setempat. Tanpa menunggu bantuan tim ahli, ia secara mandiri berhasil menangkap dan mengamankan piton tersebut sehingga tidak sempat melukai siapapun.

Aksi sigap Asep tersebut langsung menuai pujian dari warga yang merasa terancam dengan kehadiran hewan tersebut di tengah pemukiman yang padat.

Warga Diimbau Tetap Waspada

Kemunculan ular yang berulang ini memicu kekhawatiran mendalam bagi masyarakat setempat. Dona Hermawan, salah satu penghuni perumahan, menyebutkan bahwa frekuensi penemuan ular yang mencapai tiga kali dalam waktu singkat ini sudah masuk dalam tahap mengkhawatirkan.

“Ini menjadi perhatian serius bagi kami semua. Kami harus lebih waspada dalam menjaga keselamatan rumah, terutama bagi para orang tua yang memiliki anak kecil agar selalu mengawasi area bermain mereka,” ungkap Dona.

Hingga saat ini, warga terus diimbau untuk membersihkan tumpukan barang atau semak belukar di sekitar rumah yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular pasca banjir.