Polisi Selidiki Kematian Dion yang Ditemukan di Kali Batujaya Karawang
KARAWANG – Warga Desa Karyamulya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, dikejutkan oleh penemuan jasad seorang pria di aliran kali. Korban diketahui bernama Dion (27), yang sebelumnya sempat dilaporkan tidak pulang selama satu malam.
Kasus tersebut kini ditangani aparat kepolisian. Tim Reskrim Polresta Karawang telah diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan awal, termasuk mendatangi lokasi kejadian, menemui keluarga korban, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolresta Karawang Kombes Pol Mario Prihatinto menyampaikan bahwa polisi masih mendalami berbagai informasi yang berkaitan dengan kematian korban. Dugaan adanya tindak kekerasan juga menjadi salah satu hal yang diperiksa dalam proses penyelidikan.
Mario menjelaskan, jajaran Satreskrim telah berada di lapangan untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Selain menggali keterangan dari keluarga, polisi juga mengumpulkan temuan yang diperlukan dari lokasi penemuan jasad.
Menurut Mario, kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian Dion karena proses pemeriksaan masih berlangsung. Langkah autopsi juga menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan untuk membantu mengungkap penyebab kematian korban.
Polisi juga masih menelusuri aktivitas Dion sebelum ditemukan meninggal. Hingga saat ini, kronologi lengkap kejadian belum disampaikan karena penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti tambahan.
Sementara itu, Maryati, ibu korban, mengatakan Dion sebelumnya terlibat sebagai panitia dalam kegiatan perayaan Hari Kemerdekaan. Menurutnya, Dion tidak mengikuti perlombaan dan lebih banyak bertugas membantu jalannya kegiatan.
Kekhawatiran keluarga mulai muncul setelah Dion tidak kunjung kembali ke rumah hingga malam hari. Sekitar pukul 22.00 WIB, Maryati kemudian berusaha mencari keberadaan anaknya dengan mendatangi sejumlah tempat dan menanyakan kepada teman-teman Dion.
Upaya pencarian berlanjut hingga dini hari. Namun, keluarga kesulitan menghubungi Dion karena telepon genggamnya sudah tidak aktif.
Keesokan harinya, sekitar pukul 13.30 WIB, warga dibuat geger setelah menemukan sesosok jasad di kali. Setelah diperiksa oleh warga sekitar, korban kemudian dikenali sebagai Dion.
Maryati mengaku memperoleh informasi dari warga mengenai adanya sejumlah luka pada tubuh anaknya. Meski demikian, informasi mengenai luka tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan resmi oleh pihak kepolisian.
Keluarga berharap aparat dapat segera mengungkap secara jelas penyebab kematian Dion. Mereka juga meminta kepolisian menuntaskan penyelidikan apabila nantinya ditemukan indikasi adanya tindak pidana atau kekerasan terhadap korban.
Hingga kini, Polresta Karawang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian, penyebab kematian korban, serta kemungkinan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.





Tinggalkan Balasan