KARAWANG – Di tengah persiapan peluncuran nasional bahan bakar minyak (BBM) jenis baru B50 oleh Presiden Prabowo Subianto, masyarakat Kabupaten Karawang dikejutkan dengan kekosongan pasokan Pertalite di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) secara bersamaan pada Rabu (8/7/2026) malam sekira pukul 19.00 WIB.

Pantauan di lapangan, salah satunya di SPBU yang berada di samping Kantor Kecamatan Karawang Timur, petugas terpaksa memasang papan pengumuman bertuliskan bahwa Pertalite sedang tidak tersedia. Kondisi ini memicu antrean kendaraan dan memaksa para pengendara roda dua maupun roda empat untuk beralih membeli BBM jenis lain yang lebih mahal atau mencari SPBU alternatif yang masih memiliki sisa stok.

Agenda Peresmian B50 di Tol Japek

Fenomena kelangkaan sesaat ini terjadi tepat semalam sebelum Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan implementasi nasional BBM B50 di kawasan Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek (Japek) pada Kamis (9/7/2026) pagi ini.

Sebagai informasi, B50 merupakan bahan bakar jenis biodiesel ramah lingkungan yang mengombinasikan:

  • 50 Persen: Biodiesel berbahan baku minyak kelapa sawit (Fatty Acid Methyl Ester/FAME).

  • 50 Persen: Bahan bakar minyak jenis solar.

Langkah ini merupakan bagian dari program strategis transisi energi nasional yang diusung pemerintah guna mendongkrak ketahanan energi serta menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar fosil secara bertahap. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina wilayah Karawang mengenai keterkaitan antara kekosongan stok Pertalite di jalur darat dengan agenda peluncuran nasional tersebut.