KARAWANG – Kawasan Caraka dan Taman Mandar di Kecamatan Tempuran menjadi saksi kemeriahan kompetisi seni tingkat sekolah dasar pada Selasa (14/4/2026). Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi menuntaskan perhelatan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat Kabupaten Karawang yang melibatkan ratusan pelajar berbakat.

Kepala Disdikbud Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah, menekankan bahwa festival ini merupakan instrumen penting dalam membentuk karakter siswa melalui jalur non-akademik. Pendidikan, menurutnya, harus seimbang antara kecerdasan intelektual dan pengembangan potensi seni serta sastra.

“FLS3N bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momen bagi siswa untuk berkreasi, berinovasi, dan berani tampil. Seni dan sastra juga mengajarkan nilai budaya, moral, serta cinta tanah air,” tutur Wawan dalam pernyataannya, Rabu (15/4/2026).

Misi Melahirkan Generasi Kreatif yang Berbudaya

Pihak Disdikbud berharap kegiatan ini mampu menguatkan identitas budaya lokal dan nasional di sanubari anak-anak Karawang. Dengan mengenal jati diri bangsa melalui seni, diharapkan lahir generasi kreatif yang mampu bersaing hingga ke level provinsi maupun nasional.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Pendas), Yanto, menyebut FLS3N sebagai ruang berekspresi sekaligus bagian dari pembinaan jangka panjang untuk memupuk kepercayaan diri siswa sejak usia dini. Ia juga menggarisbawahi pentingnya peran aktif guru dalam mendampingi talenta siswa agar terus berkembang.

Daftar Pemenang Utama FLS3N Karawang 2026

Tahun ini, tercatat sebanyak 237 peserta dari 30 korwilcambidik se-Kabupaten Karawang turut berpartisipasi. Berikut adalah para peraih juara pertama yang akan menjadi representasi talenta unggul Karawang. Melalui kesuksesan ajang ini, Pemkab Karawang memastikan bahwa setiap siswa memiliki ruang yang sama untuk menyalurkan bakat serta melestarikan kekayaan budaya bangsa melalui karya nyata.