KARAWANG – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, memberikan atensi sekaligus peringatan keras terkait kualitas pengerjaan proyek penataan kawasan perkotaan Cikampek. Hal tersebut ditegaskannya saat meninjau langsung jalannya eksekusi pembongkaran bangunan liar di Jalan Ahmad Yani, Cikampek, Kamis (16/7/2026).

Di sela-sela pemantauan alat berat di lapangan, Bupati Aep menyempatkan diri mendatangi dan berkoordinasi langsung dengan pihak kontraktor pelaksana yang memenangkan tender proyek penataan tersebut.

Teguran Langsung di Lapangan

Orang nomor satu di Karawang ini mengingatkan dengan tegas agar realisasi pembangunan fisik di lapangan harus benar-benar presisi, kokoh, dan sesuai dengan cetak biru (blueprint) desain awal yang telah disepakati, bukan sekadar proyek kejar tayang yang dikerjakan asal-asalan.

“Siapa yang ngerjakan kamu? Awas yang bener ya. Saya kemarin lihat gambarnya bagus visualnya, jangan sampai visualnya bagus hasilnya jelek,” tegas Aep Syaepuloh dengan nada tinggi kepada pihak kontraktor di lokasi, Kamis (16/7/2026).

Sikap tegas ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang bahwa proyek estetika kota tidak boleh hanya terlihat indah di atas kertas atau maket perencanaan, melainkan wajib menghasilkan infrastruktur bermutu tinggi yang rapi dan fungsional bagi publik.

Mengubah Wajah Kota Cikampek

Penataan kawasan ini merupakan megaproyek tata kota yang mengintegrasikan beberapa sektor infrastruktur sekaligus. Pengerjaan fisik akan difokuskan mulai dari kawasan depan Plaza Cikampek hingga ke area bawah jembatan layang (flyover).

Kombinasi infrastruktur yang akan dibangun meliputi:

  • Pedestrian Modern: Pembangunan trotoar yang luas dan ramah pejalan kaki.

  • Ruang Terbuka Hijau: Pembuatan taman kota di kolong flyover untuk meminimalisir kekumuhan.

  • Revitalisasi Drainase: Penataan ulang saluran air guna mengantisipasi genangan banjir saat musim hujan.

Melalui perombakan total ini, Pemkab Karawang optimistis dapat mengubah total wajah Cikampek menjadi episentrum aktivitas masyarakat yang jauh lebih bersih, tertib, nyaman, serta representatif sebagai gerbang ekonomi di wilayah timur Karawang. Warga pun meminta pemda konsisten melakukan pengawasan berkala agar proyek ini memiliki daya tahan jangka panjang.