KARAWANG – Mengusung konsep usaha yang tak biasa, Ida Nengsih (50), seorang warga Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sukses menyita perhatian publik. Bagaimana tidak, ia nekat membuka warung kuliner tepat di area yang berbatasan langsung dengan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karangpamulang, Kampung Sukasari, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur.

Meski berdampingan dengan kompleks pemakaman, suasana di warung milik Bu Ida jauh dari kesan menyeramkan, sunyi, ataupun gelap.

Disulap Jadi Tempat Nongkrong Syahdu dan Penuh Lampu Hias

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (18/7/2026) malam, bangunan warung tersebut sebenarnya menyatu dengan area rumah tinggal yang berada di ujung pemukiman warga.

Suasana horor pemakaman seketika sirna berkat penataan tempat yang ciamik. Area warung dihiasi pendar lampu warna-warni cantik yang melingkari pepohonan serta langit-langit atap. Meja-meja kayu tertata rapi, menciptakan atmosfer yang syahdu dan hangat bagi siapa saja yang datang.

Bahkan, tampak sejumlah keluarga bersama anak-anak kecil santai bercengkerama sambil menikmati hidangan malam tanpa rasa canggung atau takut sedikit pun.

Ida menceritakan bahwa ide awal membuka warung di lokasi yang tergolong nyentrik ini murni datang dari saran sang menantu.

“Inspirasinya dari menantu Ibu. Katanya, ‘Kalau mau jualan di sini aja, Mama. Di sini banyak anak-anak main.’ Jadi mereka yang permodalkan Ibu untuk buka di sini,” ungkap Ida Nengsih.

Sajikan Nasi Uduk Hingga Seblak, Ramai Pengunjung Luar Daerah

Warung yang menyajikan aneka menu populer seperti nasi uduk gurih, mi ayam, seblak pedas, hingga jajanan pasar seperti sosis bakar ini selalu dipadati pembeli sejak sore hingga dini hari.

  • Jam Operasional: Buka mulai sore hari hingga pukul 01.00 WIB dini hari.

  • Aktivitas Siang: Pagi hingga siang hari dimanfaatkan Bu Ida untuk beristirahat dan mengolah bahan baku masakan.

Meski baru beroperasi sekitar dua minggu, kepopuleran warung ini menyebar cepat. Tak sedikit pembeli dari luar daerah yang datang karena penasaran ingin merasakan sensasi kulineran malam di pinggir pemakaman layaknya menguji adrenalin.

Salah seorang pengunjung asal Karawang Timur, Ahmad (52), mengaku sangat menikmati suasana unik di warung tersebut.

“Warga di sini justru antusias. Tempatnya nyaman buat bersosialisasi dan melepas lelah setelah seharian beraktivitas,” pungkas Ahmad.