KARAWANG – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, melakukan normalisasi Saluran Sekunder (SS) Tambun yang berada di Desa Karyamakmur, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Pekerjaan tersebut dilakukan sebagai langkah untuk memperlancar aliran air irigasi sekaligus mengurangi dampak kekeringan yang dirasakan para petani di wilayah tersebut.

Normalisasi SS Tambun mencakup pengerukan saluran sepanjang sekitar 3.500 meter atau 3,5 kilometer. Pekerjaan mulai dilaksanakan pada 28 Agustus 2026 dan ditargetkan rampung pada 15 Oktober 2026.

Dengan durasi pengerjaan sekitar 49 hari, proses normalisasi hingga saat ini masih berlangsung di lapangan.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa pemerintah terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi dampak kekeringan, salah satunya dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya air yang tersedia.

Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga keberlangsungan layanan irigasi, terutama bagi kawasan pertanian yang sangat bergantung pada pasokan air.

Dalam pelaksanaannya, BBWS Citarum mengerahkan satu unit ekskavator jenis long-arm untuk melakukan pengerukan dan membersihkan sedimentasi di sepanjang saluran.

Melalui normalisasi tersebut, aliran air menuju area pertanian diharapkan dapat kembali optimal dan mendukung kebutuhan irigasi pada lahan seluas sekitar 875,68 hektare.

Pemerintah berharap pekerjaan ini dapat membantu menjaga produktivitas pertanian sekaligus mengurangi risiko kekurangan air pada musim kemarau di wilayah Batujaya dan sekitarnya