KARAWANG – Sebuah rekaman video mendadak viral di media sosial memperlihatkan aksi nekat seorang pria anonim yang diduga di bawah pengaruh minuman beralkohol. Pria tersebut terekam berulah dan mengganggu proses pembersihan puing-puing sisa penertiban bangunan liar di kawasan Flyover Cikampek, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (18/7/2026) sore.

Aksi berbahaya tersebut tak hanya meresahkan para pekerja proyek di lapangan, tetapi juga memicu keprihatinan netizen karena mempertaruhkan keselamatan jiwa.

Menyamar Pakai Perlengkapan Proyek dan Panjat Alat Berat

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari para pekerja di lokasi, pria misterius tersebut dipastikan bukan merupakan bagian dari tim dinas resmi maupun kontraktor pelaksana proyek. Identitasnya hingga saat ini masih belum diketahui.

Guna melancarkan aksinya, pria tersebut sempat mengenakan atribut/perlengkapan keselamatan proyek sehingga membuat warga di lokasi terkecoh dan mengira dirinya merupakan petugas lapangan.

Namun, kecurigaan mulai timbul saat pria tersebut menunjukkan tingkah laku tak terkontrol. Dalam cuplikan video yang beredar, ia terlihat beberapa kali sengaja berdiri menghalangi laju alat berat, bahkan nekat memanjat ke bagian atas excavator yang sedang bergerak aktif melakukan pengangkutan material.

“Yang jelas bukan orang dinas. Intinya dia mengganggu saat proses pengangkutan puing di lokasi. Kami juga tidak berani menegur langsung karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar salah seorang pekerja di lapangan.

Diduga Incar Besi Belekuk Beton

Informasi lanjutan menyebutkan bahwa pria diduga mabuk tersebut sempat mendesak operator excavator untuk menghancurkan bongkahan beton sisa pembersihan. Dugaannya, ia berniat mengambil rangkaian besi tulangan yang tertanam di dalam beton tersebut.

Kendati motif resminya belum dapat dipastikan oleh pihak berwenang, ulahnya yang memanjat alat berat bernilai risiko tinggi tersebut dinilai sangat fatal, baik bagi keselamatan dirinya sendiri maupun kelancaran operasional penataan kawasan kota.

Masyarakat dan para pekerja berharap aparat kepolisian serta Satpol PP Karawang dapat segera mengamankan lokasi proyek agar insiden serupa tidak terulang dan proses penataan Cikampek berjalan kondusif.