Jembatan Perintis Garuda di Kalijati Karawang Diresmikan, Pangkas Jarak Warga hingga 5 Kilometer
KARAWANG – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV yang dikerjakan Kodim 0604/Karawang di Kampung Kalentemu, Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, telah selesai dan resmi digunakan masyarakat.
Keberadaan jembatan tersebut menjadi akses baru yang menghubungkan wilayah Jatisari dengan Kecamatan Tirtamulya. Infrastruktur ini juga mampu memangkas perjalanan warga yang sebelumnya harus memutar sekitar 3 hingga 5 kilometer.
Jembatan kini mulai dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Sejumlah pelajar, misalnya, terlihat menggunakan sepeda listrik saat melintasi jembatan menuju sekolah.
Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Nanda Siswanto menjelaskan, pembangunan tersebut merupakan bagian dari pengerjaan empat jembatan di wilayah Karawang.
Dua di antaranya yang berada di Kecamatan Jatisari telah selesai. Pekerjaan tersebut meliputi renovasi jembatan sepanjang sekitar 90 meter serta pembangunan jembatan baru dengan panjang kurang lebih 90 meter dan lebar 1,5 meter.
Menurut Nanda, sebelum pembangunan dilakukan, lokasi di Kampung Kalentemu memang belum memiliki jembatan yang dapat digunakan masyarakat.
Sementara itu, di wilayah Dusun Kerajan II sebelumnya telah tersedia jembatan, tetapi kondisinya sudah kurang layak karena masih menggunakan tali seling dan papan yang mulai mengalami kerusakan.
“Untuk kondisi awal, di titik ini memang sebelumnya belum ada jembatan. Sementara di Dusun Kerajan II sudah ada jembatan, tetapi kondisinya menggunakan tali seling dan papan yang mulai rapuh,” kata Nanda, Senin, 10 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, pembangunan serta renovasi jembatan tersebut berawal dari usulan pemerintah desa yang membutuhkan peningkatan akses bagi masyarakat.
Adapun dua jembatan lainnya masih dalam tahap pengerjaan. Proyek tersebut terdiri dari pembangunan jembatan baru sepanjang sekitar 100 meter dan renovasi jembatan dengan panjang kurang lebih 80 meter.
Nanda menilai keberadaan akses baru tersebut akan memberikan manfaat besar bagi warga, khususnya para petani dan pelajar yang sebelumnya harus menempuh perjalanan lebih jauh dengan menggunakan jalur memutar.
“Kalau aksesnya lebih mudah dan jaraknya lebih dekat, insya Allah akan memberikan manfaat dan keberkahan bagi para petani kita,” ujarnya.
Ke depan, menurutnya, keberadaan jembatan juga perlu ditunjang dengan peningkatan kualitas jalan usaha tani. Perbaikan dapat dilaksanakan secara bertahap melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan Dinas Pertanian.
Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh turut menyambut positif selesainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda tersebut.
Ia mengatakan keberadaan jembatan memang sangat dibutuhkan masyarakat sekitar karena sebagian besar warga di wilayah tersebut bekerja sebagai petani.
“Dulu masyarakat harus memutar sampai tiga kilometer, bahkan lima kilometer. Alhamdulillah, sekarang dengan adanya jembatan ini akses masyarakat menjadi lebih mudah,” ujar Aep.
Menurutnya, jembatan tidak hanya memperpendek jarak perjalanan, tetapi juga mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dalam menjalankan kegiatan ekonomi maupun pendidikan.
“Rata-rata masyarakatnya adalah petani. Dengan dibangunnya jembatan ini, tentu akses menjadi lebih dekat dan mudah,” katanya.
Aep juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto serta kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam merealisasikan pembangunan tersebut.
Ia mengingatkan agar infrastruktur yang telah selesai dibangun tidak hanya dimanfaatkan, tetapi juga dirawat secara bersama-sama sehingga usia penggunaannya dapat berlangsung lebih lama.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Masyarakat juga harus ikut menjaga dan merawat apa yang sudah dibangun,” ungkapnya.
Aep berharap Jembatan Perintis Garuda dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.
Bagi para petani, akses yang lebih dekat diharapkan mampu mengurangi waktu perjalanan sekaligus menekan biaya transportasi ketika membawa hasil pertanian.
“Dengan adanya akses yang luar biasa ini, mudah-mudahan perekonomian semakin cepat, baik dari sisi mobilitas, perekonomian maupun aktivitas masyarakat,” ucapnya.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kalijati dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan selama proses pembangunan berlangsung.
“Terima kasih kepada masyarakat dan Pak Kades yang sudah mendukung serta membantu sehingga pembangunan ini bisa berjalan. Mudah-mudahan jembatan ini benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda tersebut turut dihadiri Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Nanda Siswanto, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Karawang Sigit Muharam, Danramil 0406/Cikampek Kapten Inf Encep Sumarna, Kapolsek Jatisari Kompol Hj. Iis Puspita, jajaran Muspika Kecamatan Jatisari dan Tirtamulya, Kepala Desa Kalijati Deni Supriatna, aparatur desa, serta sejumlah tokoh masyarakat.





Tinggalkan Balasan