Bukan Tambal Sulam, Pemkab Karawang Bongkar Total Akses Tol Karawang Barat dan Timur Tahun Ini
KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang memastikan perbaikan menyeluruh pada akses jalan rusak di pintu Tol Karawang Barat dan Karawang Timur akan dieksekusi penuh pada tahun anggaran 2026 ini.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa langkah penanganan infrastruktur kali ini tidak lagi menggunakan sistem tambal sulam yang cepat rusak, melainkan melalui metode rekonstruksi total dengan membongkar fondasi jalan secara menyeluruh agar memiliki daya tahan yang jauh lebih kuat dan lama.
Spesifikasi Perbaikan Akses Tol Karawang Barat
Untuk wilayah Karawang Barat, fokus pembongkaran total akan menyasar titik-titik jalan bergelombang yang selama ini kerap dikeluhkan oleh para pengguna jalan dan memicu kemacetan.
Titik pengerjaan akan dimulai dari bentang jembatan dekat gerbang pintu tol hingga jembatan bekas pabrik es batu sebelum area flyover Jenderal Ahmad Yani.
“Pokoknya kita bersihkan, clear semua. Yang jalan bergelombang di Karawang Barat kita bongkar ulang semuanya, terus kita ganti material di bawahnya, termasuk tanah, limestone, hingga hotmix-nya,” tegas Bupati Aep di Kantor Bupati Karawang, Selasa (14/7/2026).
Pemkab Karawang akan memperbaiki struktur dasar tanah terlebih dahulu sebelum memasang lapisan permukaan baru. Metode pengerjaan dikombinasikan antara konstruksi rigid beton berkekuatan tinggi dengan lapisan hotmix tebal, disesuaikan dengan beban tonase kendaraan besar yang melintas.
Betonisasi Karawang Timur dan Penataan Cikampek
Sementara itu, penanganan di akses Tol Karawang Timur akan dilakukan secara radikal dengan menerapkan metode betonisasi penuh di sepanjang jalur rusak.
-
Volume Proyek: Rekonstruksi rigid beton dijadwalkan sepanjang kurang lebih 900 meter.
-
Penataan Kawasan: Seiring dengan perbaikan jalan, Pemkab Karawang akan menertibkan dan menata sejumlah lapak warung liar serta tempat tambal ban di sepanjang koridor akses tol tersebut guna estetika kota.
Tidak berhenti di dua gerbang tol utama tersebut, Bupati Aep menggaransi bahwa program percepatan pembangunan infrastruktur jalan ini juga akan langsung menyasar wilayah Cikampek pada paruh kedua tahun ini.
“Bismillah, Cikampek juga nanti ada juga penanganan tahun sekarang (2026),” pungkasnya. Pihak pemda menaruh perhatian besar pada proyek ini mengingat jalur akses tol merupakan urat nadi logistik strategis yang menopang pergerakan ekonomi makro masyarakat dan kawasan industri di Karawang.





Tinggalkan Balasan