KARAWANG – Realisasi investasi di Kabupaten Karawang terus menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2026. Hingga September 2026, nilai investasi yang masuk ke wilayah tersebut tercatat mencapai Rp42,08 triliun.

Capaian tersebut menempatkan Karawang sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi kedua di Jawa Barat. Kabupaten Bekasi masih berada di posisi pertama dalam daftar daerah dengan nilai investasi terbesar di provinsi tersebut.

Angka investasi Karawang mengalami kenaikan cukup tajam jika dibandingkan dengan capaian pada semester pertama 2026. Pada periode Januari hingga Juni, realisasi investasi masih berada di kisaran Rp20,43 triliun.

Dengan demikian, selama periode Juli hingga September 2026 terdapat tambahan investasi lebih dari Rp21 triliun yang masuk ke Karawang.

Besarnya nilai investasi tersebut tidak terlepas dari posisi Karawang sebagai salah satu kawasan industri utama di Jawa Barat. Industri pengolahan menjadi salah satu sektor yang memiliki peranan besar, terutama melalui aktivitas manufaktur otomotif, elektronik, serta berbagai industri komponen.

Selain sektor manufaktur, bidang informasi dan komunikasi juga menunjukkan perkembangan dan menjadi bagian dari sektor yang turut menarik minat investor di Jawa Barat.

Pemerintah Kabupaten Karawang terus mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif melalui pelayanan perizinan yang lebih cepat, terintegrasi, dan transparan.

Kinerja dalam pelayanan penanaman modal tersebut turut mendapatkan apresiasi. Pada Oktober 2026, Pemerintah Kabupaten Karawang memperoleh predikat “Sangat Baik” dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI dalam pelayanan terpadu satu pintu.

Bupati Karawang Aep Syaepulloh sebelumnya menekankan bahwa tingginya investasi di daerah tidak hanya diharapkan menjadi pencapaian dari sisi angka, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Pada semester pertama 2026, investasi yang masuk ke Karawang tercatat telah berkontribusi terhadap penyerapan sekitar 15.030 tenaga kerja.

Pemerintah daerah berharap pertumbuhan investasi dapat terus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Karawang sekaligus memberikan efek berganda terhadap perekonomian lokal.

Aktivitas industri berskala besar juga berpotensi menggerakkan berbagai sektor pendukung di sekitar kawasan industri, seperti transportasi, tempat tinggal atau kos, usaha makanan, hingga berbagai jenis usaha mikro, kecil, dan menengah.

Dengan realisasi investasi yang telah mencapai Rp42,08 triliun hingga September 2026, Karawang semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah tujuan investasi utama di Jawa Barat.