KARAWANG – Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di wilayah Karawang. Seorang pekerja malam asal Panyalin Banyu, Kecamatan Telagasari, menjadi korban pembegalan saat melintas di jalur Kosambi–Telagasari pada Selasa (6/10/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.30 WIB ketika korban sedang dalam perjalanan melewati kawasan Kampung Pasir Buah, tepatnya di sekitar bekas galian Pertamina Cimider.

Saat melintas di lokasi tersebut, korban diduga dipepet oleh pelaku. Kondisi jalan yang relatif sepi serta minim penerangan pada malam hari membuat kawasan tersebut cukup rawan ketika dilalui pada jam-jam dini hari.

Dalam kejadian itu, pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor Honda Beat Deluxe milik korban. Korban juga mengalami sejumlah luka akibat serangan yang terjadi saat aksi perampasan berlangsung.

Usai kejadian, korban kemudian mendapatkan pertolongan dan dibawa ke Klinik Vidya Medika Pasirtalaga untuk menjalani perawatan medis.

Kejadian tersebut kembali menjadi perhatian bagi masyarakat, terutama pekerja yang harus beraktivitas atau pulang pada malam hingga dini hari melalui jalur yang sepi.

Untuk mengantisipasi tindak kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan hingga pencurian kendaraan bermotor, jajaran kepolisian di wilayah Karawang terus melakukan patroli pada sejumlah titik yang dinilai rawan.

Patroli malam juga dilakukan di sepanjang Jalan Raya Kosambi–Telagasari, terutama pada jam-jam rawan mulai tengah malam hingga dini hari.

Selain patroli, masyarakat yang merasa khawatir ketika harus melakukan perjalanan pada malam hari dapat mendatangi atau menghubungi kepolisian terdekat untuk meminta bantuan maupun pengawalan sesuai kondisi di lapangan.

Warga juga diimbau segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila menemukan aktivitas mencurigakan, menjadi korban, atau mengetahui adanya tindak kejahatan di lingkungan sekitar.

Pengendara yang beraktivitas malam hari sebaiknya meningkatkan kewaspadaan dengan menghindari perjalanan seorang diri apabila memungkinkan. Berkendara bersama rekan kerja atau pengendara lain dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi risiko.

Selain itu, pengendara disarankan tetap fokus selama perjalanan, tidak menggunakan telepon genggam ketika berkendara, menghindari penggunaan barang berharga secara mencolok, serta memilih jalur yang lebih ramai dan memiliki penerangan memadai.