KARAWANG – Sebuah gerai Alfamart yang berada di Jalan Karangpawitan, tepat di depan SMAN 3 Karawang, menjadi sasaran aksi pencurian pada Rabu (8/7) sekitar pukul 03.00 WIB. Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV dan saat ini tengah ditangani pihak kepolisian.

Dalam kejadian itu, pelaku diduga membawa kabur uang tunai dari brankas dengan nilai sekitar Rp52 juta. Selain itu, uang yang berada di area kasir serta sejumlah produk rokok juga dilaporkan hilang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi tersebut terjadi ketika kondisi di sekitar minimarket masih relatif sepi. Pelaku diduga masuk ke dalam gerai, kemudian mengambil uang tunai dan sejumlah barang dagangan sebelum meninggalkan lokasi.

Rekaman CCTV yang terpasang di dalam minimarket turut merekam aktivitas beberapa orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Rekaman itu kini menjadi salah satu barang bukti yang digunakan untuk membantu proses penyelidikan.

Peristiwa tersebut diketahui setelah tim patroli Satpol PP Kabupaten Karawang memperoleh informasi mengenai dugaan pembobolan minimarket saat sedang melaksanakan pengamanan kegiatan bazar UMKM dan nonton bareng Piala Dunia 2026 di Lapangan Karangpawitan.

Karena lokasi gerai tidak jauh dari titik pengamanan, personel Satpol PP segera mendatangi tempat kejadian perkara. Namun, ketika petugas tiba, orang-orang yang diduga sebagai pelaku telah meninggalkan lokasi.

Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Karawang, Tata Suparta, membenarkan bahwa anggotanya langsung bergerak setelah menerima laporan terkait kejadian tersebut.

Menurutnya, petugas yang berada di sekitar Lapangan Karangpawitan segera menuju Alfamart depan SMAN 3 Karawang karena jaraknya hanya beberapa ratus meter dari lokasi pengamanan.

Namun saat sampai di TKP, para terduga pelaku sudah tidak ditemukan. Satpol PP selanjutnya berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Sambil menunggu kepolisian tiba, personel Satpol PP melakukan penjagaan di sekitar lokasi guna menjaga kondisi TKP sekaligus mengantisipasi munculnya gangguan ketertiban umum.

Hingga informasi ini dihimpun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV dari lokasi kejadian.

Polisi juga belum menyampaikan keterangan resmi secara lengkap mengenai jumlah pelaku, modus yang digunakan, maupun total keseluruhan kerugian dalam peristiwa tersebut.