Wujudkan Indonesia Emas 2045, Pemdes Tirtasari Fokus Perkuat Ketahanan Keluarga dan Layanan Kesehatan
KARAWANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Tirtasari, Kecamatan Tirtamulya, menegaskan bahwa kesuksesan visi besar Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada kekuatan fondasi di tingkat keluarga. Hal tersebut ditekankan oleh Kepala Desa Tirtasari, Tuti Komala, dalam agenda rapat minggon desa yang berlangsung di aula kantor desa pada Rabu (6/5/2026) siang.
Dalam arahannya, Tuti menyampaikan bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul harus diintervensi sejak dini melalui lingkungan rumah tangga. Keluarga memegang peran sentral dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat dan memiliki karakter yang kuat.
“Keberhasilan program pemerintah menuju Indonesia Emas 2045 tidak lepas dari peran keluarga. Pendidikan karakter, kesehatan, dan kepedulian sosial semuanya bermula dari rumah,” ujar Tuti.
Komitmen Pelayanan Kesehatan dan Penekanan Stunting
Selain penguatan internal keluarga, rapat minggon tersebut juga menyoroti implementasi program kesehatan yang dicanangkan Bupati Karawang, Aep Syaepuloh. Pemdes Tirtasari bersama Pemerintah Kecamatan Tirtamulya berkomitmen penuh dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat yang prima.
Mengenai isu nasional terkait stunting, Tuti mengungkapkan kondisi diwilayahnya seperti di desa Tirtasari dipastikan tidak ditemukan kasus stunting. Namun, meski bebas stunting pemerintah desa tetap waspada terhadap temuan kasus kurang gizi dan kondisi ibu hamil dengan berat badan rendah. Bagi warga yang belum memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), Pemdes memastikan mereka tetap bisa mendapatkan layanan medis melalui program Universal Health Coverage (UHC).
Sinergi Demi Kesejahteraan Desa
Di akhir arahannya, Tuti mengajak seluruh elemen masyarakat Tirtasari untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta keamanan wilayah. Sinergi antara pemerintah desa dan warga dianggap sebagai kunci utama dalam menciptakan lingkungan desa yang aman, sehat, dan sejahtera.





Tinggalkan Balasan