KCIC Bangun Dua Akses Baru ke Stasiun Whoosh Karawang, Hubungkan Trans Heksa dan Deltamas
KARAWANG – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tengah mengembangkan dua jalur akses baru menuju Stasiun Whoosh Karawang. Pembangunan tersebut menghubungkan stasiun dengan kawasan Trans Heksa Karawang serta Deltamas di Kabupaten Bekasi.
Kedua jalur yang masih dalam tahap konstruksi ini diharapkan dapat mempermudah perjalanan masyarakat menuju stasiun, terutama bagi pekerja kawasan industri, pelaku usaha, dan warga yang tinggal di kawasan permukiman sekitar.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa pengembangan akses dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah serta sejumlah pengembang kawasan.
Menurutnya, peningkatan konektivitas menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan layanan kereta cepat Whoosh sekaligus memberikan pilihan perjalanan yang lebih praktis bagi masyarakat.
Akses Trans Heksa Karawang Dibangun Sepanjang 1,6 Kilometer
Salah satu jalur yang sedang dikembangkan berada di kawasan Trans Heksa Karawang dengan panjang sekitar 1,6 kilometer.
Jalan tersebut dirancang untuk menyediakan akses yang lebih lebar dan nyaman dibandingkan jalur yang tersedia saat ini.
KCIC menjelaskan bahwa akses sebelumnya memiliki keterbatasan lebar jalan sehingga belum dapat dilalui kendaraan berukuran besar secara optimal.
Melalui pembangunan jalur baru, perjalanan masyarakat menuju Stasiun Karawang diharapkan menjadi lebih mudah, termasuk bagi pekerja dan pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan industri.
Selain meningkatkan kenyamanan, akses ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi waktu perjalanan dari kawasan sekitar menuju stasiun.
Jalur Deltamas Sepanjang 3 Kilometer Melalui Jembatan Cibeet
Pengembangan akses kedua dilakukan dari kawasan Deltamas, Kabupaten Bekasi, menuju Stasiun Whoosh Karawang.
Jalur sepanjang sekitar 3 kilometer tersebut direncanakan melewati Jembatan Cibeet untuk memberikan hubungan jalan yang lebih langsung antara kawasan Deltamas dan stasiun.
Selama ini, masyarakat dari Deltamas dan wilayah sekitarnya harus menempuh perjalanan memutar melalui akses Tol Karawang Barat karena belum tersedia jalan raya langsung menuju Stasiun Karawang.
Pembangunan akses baru melalui Jembatan Cibeet diharapkan mampu mempersingkat perjalanan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dari kawasan industri, pusat bisnis, dan permukiman di Kabupaten Bekasi.
Dengan tersedianya jalur tersebut, Stasiun Whoosh Karawang berpotensi semakin mudah dijangkau oleh pengguna transportasi dari luar Kabupaten Karawang.
Meski demikian, kedua akses masih dalam tahap pembangunan. KCIC belum mencantumkan tanggal penyelesaian atau pembukaan jalur dalam keterangan resminya pada 14 Oktober 2026.
Stasiun Whoosh Karawang Layani 258 Ribu Penumpang
Pengembangan infrastruktur jalan ini juga menjadi bagian dari upaya KCIC meningkatkan jumlah pengguna kereta cepat Whoosh.
Berdasarkan data perusahaan, Stasiun Karawang mencatat sekitar 258 ribu penumpang keberangkatan dan kedatangan sepanjang Januari hingga September 2026.
Jumlah tersebut setara dengan rata-rata sekitar 1.000 penumpang per hari.
Pengguna layanan Whoosh dari Stasiun Karawang memiliki kebutuhan perjalanan yang beragam, mulai dari pekerja yang melakukan perjalanan bisnis hingga wisatawan yang bepergian menuju Jakarta dan Bandung.
KCIC menyebut layanan Whoosh tersedia dengan frekuensi perjalanan setiap satu jam. Sementara itu, waktu tempuh dari Stasiun Halim menuju Stasiun Karawang sekitar 15 menit.
Dengan waktu perjalanan kereta yang relatif singkat, kemudahan akses menuju stasiun menjadi salah satu faktor penting bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan tersebut.
KCIC Dorong Konektivitas Kawasan Industri dan Permukiman
KCIC berharap pembangunan dua akses baru dapat memperkuat hubungan antara Stasiun Karawang dan kawasan ekonomi yang terus berkembang.
Jalur dari Trans Heksa diproyeksikan meningkatkan aksesibilitas masyarakat di sekitar Karawang, sementara jalur Deltamas membuka alternatif perjalanan bagi warga Kabupaten Bekasi.
Pengembangan ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Whoosh sebagai pilihan transportasi untuk perjalanan antarkota.
Meski potensi peningkatan penumpang cukup besar, manfaat penghematan waktu perjalanan melalui kedua jalur baru tersebut masih perlu dinilai setelah pembangunan selesai dan akses benar-benar dapat digunakan.
KCIC menyatakan akan terus mendorong peningkatan aksesibilitas Stasiun Karawang agar layanan kereta cepat dapat menjangkau lebih banyak masyarakat secara berkelanjutan.





Tinggalkan Balasan