Kasus ISPA di Karawang Tembus 3.876, Dinkes Tambah Dukungan 32 Dokter Internsip
KARAWANG – Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang mencatat sebanyak 3.876 kasus influenza dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) secara kumulatif hingga 2 Oktober 2026. Peningkatan kasus gangguan pernapasan tersebut menjadi salah satu perhatian sektor kesehatan di wilayah Karawang.
Berdasarkan pemantauan melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR), jumlah kasus mengalami peningkatan cukup tajam. Dalam kurun waktu sekitar satu pekan, tercatat tambahan kurang lebih 500 kasus.
Kondisi cuaca pada musim kemarau yang cenderung kering dan berdebu diduga menjadi salah satu faktor yang dapat memicu iritasi pada saluran pernapasan masyarakat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Yayuk Sri Rahayu, menjelaskan bahwa ribuan kasus yang tercatat merupakan kasus ISPA secara umum.
Dinkes Karawang juga meluruskan informasi yang sempat beredar di media sosial terkait Influenza A. Hingga saat ini, pihaknya menyatakan belum menemukan kasus Influenza A di Kabupaten Karawang.
Masyarakat pun diminta tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan. Beberapa langkah pencegahan yang dianjurkan antara lain rutin mencuci tangan, menerapkan etika ketika batuk atau bersin, serta menggunakan masker saat mengalami gejala seperti batuk dan pilek.
Penggunaan masker juga dinilai penting untuk mengurangi risiko penularan kepada kelompok yang lebih rentan, terutama bayi, anak-anak, serta lanjut usia.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang juga memperkuat pelayanan medis melalui kehadiran dokter internsip.
Sebanyak 32 dokter internsip Periode III Tahun 2026 resmi diterima untuk menjalani penugasan di Kabupaten Karawang pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Program dari Kementerian Kesehatan tersebut menjadi bagian dari proses pemantapan kemampuan serta kemandirian dokter umum baru sebelum menjalankan profesinya secara penuh.
Para dokter internsip tersebut akan ditempatkan di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di Karawang. Beberapa lokasi penugasan di antaranya RSU Citra Sari Husada dan Puskesmas Telagasari.
Kehadiran puluhan dokter internsip tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat pelayanan di puskesmas maupun rumah sakit, sekaligus mendukung penanganan berbagai keluhan kesehatan masyarakat secara lebih optimal.





Tinggalkan Balasan