KAI Hadirkan Rail Clinic dan Rail Library di Stasiun Karawang, Ratusan Warga Terima Layanan Gratis
KARAWANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menghadirkan layanan Rail Clinic dan Rail Library di Stasiun Karawang, Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 KAI.
Pelayanan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 13.00 WIB. Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi hingga jumlah penerima manfaat melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 250 orang.
Deputi 2 Daop 1 Jakarta, Istadi, mengatakan program Rail Clinic dan Rail Library merupakan salah satu bentuk komitmen KAI untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Ini komitmen kami selaku PT Kereta Api Indonesia bahwa kegiatan sosial akan terus kami lakukan. Tidak hanya pada momentum ulang tahun, tetapi secara rutin kami hadir di tengah masyarakat,” ujar Istadi.
Melalui Rail Clinic, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan umum, kesehatan gigi, laboratorium, farmasi, layanan kandungan hingga konsultasi kesehatan. Warga yang menjalani pemeriksaan juga mendapatkan obat-obatan secara gratis.
Istadi menjelaskan, pelayanan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memberikan pengobatan, tetapi juga mengajak masyarakat agar lebih rutin memeriksakan kondisi kesehatannya.
Menurutnya, kondisi kesehatan seseorang perlu diketahui melalui pemeriksaan medis sehingga tidak hanya berdasarkan pada kondisi yang dirasakan sehari-hari.
“Kesehatan itu harus diperiksa dan diukur. Jangan hanya berdasarkan perasaan bahwa kita sehat. Harus ada pemeriksaan dan hasil diagnosis dari tenaga medis,” katanya.
Selain pelayanan kesehatan umum, KAI juga membagikan kacamata gratis kepada 30 siswa sekolah dasar. Bantuan diberikan setelah para siswa terlebih dahulu mengikuti pemeriksaan kesehatan mata.
Istadi menilai pemeriksaan mata pada anak penting dilakukan karena gangguan penglihatan dapat berpengaruh terhadap kegiatan belajar di sekolah.
“Kalau penglihatan anak terganggu, tentu bisa memengaruhi proses belajarnya. Karena itu, kami ingin membantu melalui pemeriksaan mata sekaligus pemberian kacamata,” tuturnya.
Tak hanya layanan kesehatan, KAI turut menghadirkan Rail Library dengan menyediakan sekitar 50 hingga 60 jenis buku bacaan anak serta fasilitas literasi digital.
Program tersebut diharapkan dapat mendorong anak-anak untuk kembali meningkatkan kebiasaan membaca di tengah tingginya penggunaan perangkat digital.
“Kami ingin menumbuhkan kembali budaya membaca. Literasi itu penting karena wawasan dan pengetahuan bisa berkembang dari kebiasaan membaca,” ujar Istadi.
Kepala SDN Nagasari 3 Karawang, Mahyudin, menyambut positif kegiatan tersebut. Sebanyak 30 siswa dari sekolahnya mendapatkan bantuan berupa kacamata gratis.
“Kami merasa bangga dan terhormat bisa diundang dalam kegiatan ini. Anak-anak kami mendapat manfaat langsung berupa kacamata gratis,” kata Mahyudin.
Ia berharap kegiatan sosial serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak siswa maupun masyarakat Karawang.
Salah seorang warga Jatirasa, Wiwin Yunengsih, juga mengaku terbantu dengan hadirnya pelayanan kesehatan tersebut. Ia datang untuk memeriksakan keluhan pada bagian lambung dan pinggang setelah mendapatkan informasi mengenai kegiatan dari lingkungan tempat tinggalnya.
“Alhamdulillah, saya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. Tadi saya periksa karena ada keluhan di bagian lambung dan pinggang,” ujarnya.
Istadi menambahkan, Rail Clinic dan Rail Library merupakan program rutin KAI yang dilaksanakan secara berkala dan bergantian di sejumlah wilayah kerja Daop 1 Jakarta.
Wilayah pelaksanaan program cukup luas, mulai dari Merak, Cikampek hingga Tanjung Priok, sehingga kegiatan sosial tersebut akan terus dilakukan secara bergiliran.
KAI berharap program tersebut dapat memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah dan masyarakat.
“KAI bukan hanya hadir melalui layanan transportasi. Kami juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat yang berada di sepanjang wilayah operasional kami,” pungkas Istadi.





Tinggalkan Balasan