KARAWANG – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karawang mencatat cukup banyak warga yang mengajukan pembaruan data desil kesejahteraan. Pengajuan tersebut masuk hampir setiap hari dengan jumlah yang bisa mencapai sekitar 10 permohonan dalam sehari.

Kepala Dinsos Kabupaten Karawang, Agus Kurnia, mengatakan pembaruan data diperlukan apabila kondisi sosial maupun ekonomi masyarakat sudah mengalami perubahan dibandingkan dengan data yang tercatat sebelumnya.

“Setiap hari ada saja yang meminta pembaruan data. Sehari itu bisa sampai 10 pengajuan,” kata Agus, Rabu (2/9/2026).

Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu meminta agar posisi desil dinaikkan atau diturunkan. Menurutnya, hal terpenting adalah menyampaikan kondisi ekonomi terbaru sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

“Jangan minta dinaikkan desilnya atau diturunkan. Yang penting kondisi ekonominya diperbarui sesuai keadaan sebenarnya,” ujarnya.

Agus menjelaskan bahwa data kesejahteraan masyarakat bersifat dinamis. Kondisi ekonomi seseorang dapat berubah sewaktu-waktu karena berbagai faktor, salah satunya kehilangan pekerjaan akibat pemutusan hubungan kerja atau PHK.

Sebagai contoh, seseorang yang sebelumnya memiliki penghasilan dan tercatat pada desil 6 hingga 10 dapat mengalami perubahan kondisi ekonomi setelah terkena PHK.

“Misalnya karyawan karena PHK, kondisi ekonominya turun. Jadi harus mengisi kondisi ekonomi saat itu,” ungkapnya.

Karena itu, masyarakat diminta segera melakukan pembaruan apabila kondisi kehidupan saat ini sudah tidak sesuai dengan data yang tersimpan dalam sistem.

Untuk proses pengajuan, warga dapat melaporkan perubahan data melalui pemerintah desa, operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), maupun Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

Selain melalui jalur tersebut, masyarakat juga dapat mendatangi Mal Pelayanan Publik (MPP) Cikampek maupun kantor Dinas Sosial Kabupaten Karawang.

“Pelaporan bisa melalui desa, operator SIKS-NG, PSM, kemudian bisa juga datang ke MPP Cikampek dan Dinsos,” kata Agus.

Dinsos Karawang berharap masyarakat dapat memastikan data sosial dan ekonominya selalu sesuai dengan kondisi terbaru agar informasi kesejahteraan yang tercatat tetap akurat.