KARAWANG – Kecelakaan tunggal melibatkan sebuah kendaraan trailer terjadi di Jalan Raya Badami, Kampung Cibogo, Desa Margamulya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Trailer bernomor polisi B 9033 WEH tersebut menabrak pohon yang berada di sisi jalan. Akibat kejadian itu, pengemudi mengalami luka dan harus mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kendaraan tersebut sebelumnya melaju dari arah Badami menuju Pangkalan dalam kondisi tidak membawa muatan.

Trailer diperkirakan melaju dengan kecepatan sekitar 60 hingga 70 kilometer per jam. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba bergerak oleng ke sisi kiri jalan sebelum akhirnya menghantam pohon.

Pengemudi diketahui bernama Marjo (25), warga Kabupaten Pandeglang. Setelah kecelakaan terjadi, warga sekitar segera melakukan pertolongan dan mengevakuasi korban menuju RSUD Karawang.

Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto melalui Kasi Humas Polresta Karawang Ipda Cep Wildan mengatakan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan sekaligus pengamanan.

“Setelah kejadian, pengemudi langsung dievakuasi oleh warga sekitar dan dibawa ke RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan medis,” kata Cep Wildan, Rabu (19/8).

Dari keterangan awal yang diperoleh petugas, kecelakaan diduga berkaitan dengan adanya kerusakan pada salah satu komponen kendaraan.

Pengemudi menyebut terdapat dugaan masalah pada bagian tie rod yang menyebabkan kendaraan sulit dikendalikan hingga akhirnya keluar dari jalur dan menabrak pohon.

Meski demikian, kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Akibat benturan, kendaraan trailer mengalami kerusakan. Nilai kerugian material yang ditimbulkan masih dalam proses penghitungan.

Proses penanganan kendaraan di lokasi turut melibatkan Unit Laka Lantas bersama Unit Rescue Derek Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang.

Polresta Karawang mengimbau seluruh pengemudi, khususnya pengendara kendaraan berat, agar selalu melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan.

Selain memastikan komponen kendaraan berfungsi dengan baik, pengemudi juga diminta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan serta situasi lalu lintas untuk mengurangi risiko kecelakaan.