Sikat Premanisme Industri! Gubernur KDM Jamin Kepastian dan Keamanan Investasi Manufaktur di Karawang
KARAWANG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dalam menjamin kepastian serta keamanan investasi bagi sektor industri manufaktur di Kabupaten Karawang, termasuk industri manufaktur alat berat.
Menurutnya, jaminan kepastian berusaha dan iklim yang kondusif menjadi pilar utama agar arus investasi global terus mengalir deras ke wilayah Jawa Barat.
Kawal Perizinan Hingga Berantas Pungli dan Premanisme
Pria yang akrab disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi) tersebut menyampaikan bahwa Pemprov Jabar bersama Pemkab Karawang mengemban tanggung jawab moral dan regulasi untuk mengawal seluruh tahapan investasi, mulai dari kemudahan perizinan awal hingga pabrik beroperasi secara komersial.
Hal tersebut ditegaskan KDM saat menghadiri acara peletakan batu pertama (groundbreaking) fasilitas pabrik alat berat asal Tiongkok, PT LiuGong Machinery Indonesia, di Karawang pada Rabu (22/7/2026).
Dalam arahannya, KDM melarang keras adanya praktik premanisme, ormas nakal, maupun berbagai bentuk intimidasi dari pihak-pihak yang mencoba mencari keuntungan pribadi atas nama proyek investasi.
“Kewajiban kita adalah menjaga investasi mulai dari proses perizinan sampai industrinya berdiri. Yang kedua, menjaga keamanan investasi,” tegas KDM di lokasi acara, Rabu (22/7/2026).
KDM meminta jajaran aparatur pemerintah bersama unsur TNI dan Polri bersikap tegas agar tidak berkompromi dengan aksi kelompok penekan yang berpotensi merusak reputasi investasi daerah dalam jangka panjang.
“Tidak boleh ada tawar-menawar dengan orang yang memiliki daya tekan hanya untuk mendapatkan konsesi. Itu praktik premanisme. Jika dibiarkan, ini akan menjadi kebiasaan berulang yang sangat merepotkan dalam jangka panjang,” lanjutnya.
Dukungan Infrastruktur: Urai Kemacetan Tol Karawang Barat
Selain menjamin aspek kondusivitas keamanan dari gangguan premanisme, Pemprov Jabar juga berkomitmen memperkuat daya dukung kawasan industri Karawang melalui pembenahan jaringan infrastruktur publik.
Beberapa proyek infrastruktur prioritas yang bakal segera dieksekusi antara lain:
-
Penguraian Kemacetan: Penanganan titik kemacetan parah di akses Gerbang Tol Karawang Barat.
-
Konektivitas Wilayah: Pembangunan jembatan baru pendukung aksesibilitas logistik.
-
Penataan Kawasan: Perapihan lingkungan di sekeliling kawasan industri agar lebih representatif dan bernilai tambah.
Langkah komprehensif ini diharapkan mampu menjadikan Kabupaten Karawang sebagai destinasi investasi manufaktur tersiap dan teraman di Asia Tenggara.





Tinggalkan Balasan