Sempat Viral dan Berpindah Tempat, ODGJ dengan Tangan Membengkak Akhirnya Dievakuasi ke RSUD Karawang
KARAWANG – Setelah sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial, seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) dengan kondisi tangan membengkak dan terluka parah akhirnya berhasil diamankan petugas. Pria tersebut dievakuasi di kawasan depan Pindo Deli, Kabupaten Karawang, pada Selasa (7/7/2026) siang.
Aksi penyelamatan ini melibatkan kolaborasi cepat antara Satpol PP Kabupaten Karawang, Dinas Sosial, serta pihak Kecamatan Telukjambe Timur. Sebelumnya, petugas sempat kesulitan karena pria tersebut kerap berpindah-pindah lokasi dan bahkan sempat melarikan diri saat hendak didekati.
Pendekatan Humanis dan Penanganan Medis
Petugas Satpol PP melakukan penanganan di lapangan secara persuasif dan humanis sebelum langsung melarikan pasien ke RSUD Karawang agar segera mendapatkan hak perawatan medis.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Karawang, Marwati S.ST., M.M., mengungkapkan bahwa keadaan pria tersebut kini sudah jauh lebih bersih dan tenang.
“Alhamdulillah sudah dimandikan, rambutnya juga sudah dipotong sehingga sekarang kondisinya lebih rapi. Saat ini sedang dalam penanganan tim medis,” jelas Marwati saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).
Rencana Rawat Inap dan Asesmen Kejiwaan
Pasca-penanganan darurat di IGD, pria tersebut rencananya akan menjalani rawat inap. Langkah ini diambil agar infeksi atau luka pada tangannya bisa diobati secara maksimal, sekaligus mempermudah tim dokter melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kondisi psikologisnya.
Marwati menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, terutama dengan Dinas Kesehatan, agar proses pemulihan pasien berjalan menyeluruh dari aspek medis hingga rehabilitasi sosial. Ia juga mengapresiasi masyarakat yang aktif memberikan informasi akurat terkait keberadaan warga yang membutuhkan pertolongan tersebut.
Langkah cepat ini menjadi bukti nyata bahwa fungsi aparat penegak perda seperti Satpol PP tidak hanya terbatas pada penertiban fasilitas umum, melainkan juga responsif terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan keselamatan masyarakat.





Tinggalkan Balasan