Nakhoda Baru Fordesta Karawang: Targetkan 30 Desa Wisata dan Bidik Pasar Outing Class Sekolah
KARAWANG – Sektor pariwisata berbasis komunitas di Kabupaten Karawang memasuki babak baru. M Kholil Rahman resmi dikukuhkan sebagai Ketua Forum Komunikasi Desa Wisata (Fordesta) Kabupaten Karawang untuk masa bakti 2026–2029. Prosesi pelantikan sekaligus agenda penguatan roda organisasi ini berlangsung di Lawasan Caraka, Kecamatan Tempuran, pada Selasa (23/6/2026).
Agenda ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karawang Abas Sudrajat, Ketua Forum Desa dan Kampung Wisata (Fordeka) Jawa Barat Denni Amar, serta para kepala desa dan pengelola wisata lokal.
Fokus Kemas Paket Wisata dan Gandeng Sektor Pendidikan
Usai dilantik, Kholil menegaskan bahwa Fordesta tidak ingin terjebak dalam agenda seremonial semata. Langkah konkret yang akan segera diambil adalah merumuskan strategi matang untuk menaikkan kelas desa wisata di Karawang. Saat ini, baru ada delapan wilayah yang mengantongi SK Bupati sebagai desa wisata resmi, di antaranya Karangjaya, Pangulah Utara, Cicinde Utara, Kamojing, Curug, Cintalaksana, dan Sedari.
Fordesta akan berfokus pada dua strategi utama:
-
Diferensiasi Produk: Memperkuat keunikan paket wisata agar memiliki daya tarik berbeda dibanding destinasi wisata komersial biasa. Paket ini diharapkan mampu mendongkrak ekonomi para petani, pelaku UMKM, dan warga lokal.
-
Ekspansi Pasar Lokal: Melakukan audiensi dengan Komisi IV DPRD Karawang terkait regulasi paket wisata, serta menjalin kemitraan dengan instansi pendidikan agar desa wisata menjadi destinasi utama kegiatan outing class sekolah.
“Fokus awal kita adalah menggarap pasar lokal. Sangat disayangkan jika warga Karawang sendiri belum mengetahui potensi dan paket wisata menarik yang ada di desa mereka,” tutur Kholil.
Kholil juga melihat Lawasan Caraka di Desa Tanjungjaya memiliki modal kuat untuk bertransformasi menjadi pusat magnet wisata baru yang memadukan unsur seni, kebudayaan, dan industri kreatif.
Sinergi Membuka Potensi Tersembunyi Karawang
Ketua Fordeka Jabar, Denni Amar, mengingatkan bahwa Karawang menyimpan potensi alam dan budaya yang besar di balik statusnya sebagai kota industri. Namun, tantangan terbesar saat ini terletak pada peningkatan kapasitas SDM dan kesamaan persepsi antar-pemangku kebijakan. Fordeka berkomitmen penuh untuk terus mengawal Fordesta Karawang agar mampu mengoptimalkan aset daerah tersebut.
Gayung bersambut, Kepala Disparpora Karawang, Abas Sudrajat, berharap kepengurusan ini membawa energi segar. Pemerintah Kabupaten Karawang sendiri memasang target ambisius untuk melahirkan 30 desa wisata hingga akhir masa RPJMD Bupati.
“Untuk tahun ini, sudah ada 5 embrio desa wisata baru yang sedang diajukan agar segera ditetapkan secara resmi,” pungkas Abas.





Tinggalkan Balasan