Pantau Kondisi Riil di Lapangan, Wakil Kepala BPS RI Gelar Sidak Sensus Ekonomi di Karawang
KARAWANG – Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait jalannya pendataan Sensus Ekonomi di wilayah Kabupaten Karawang. Langkah senyap ini diambil sengaja tanpa pemberitahuan guna memantau langsung dinamika dan kondisi riil para petugas saat menghimpun data di lapangan.
Sonny mengungkapkan bahwa kunjungan mendadak ini dilakukan agar ia bisa melihat proses yang berjalan apa adanya tanpa rekayasa. Pada pagi hari sebelum peninjauan, ia hanya meminta untuk diantarkan ke salah satu lokasi responden guna menyaksikan langsung proses wawancara.
“Saya memang sengaja sidak. Kalau disiapkan terlebih dahulu, nanti hasilnya tidak alami,” ujar Sonny saat memberikan keterangan pada Minggu (21/6).
Dalam peninjauan tersebut, salah satu usaha kuliner atau restoran yang menjadi responden Sensus Ekonomi didatangi langsung oleh Sonny. Ia memperhatikan secara saksama bagaimana petugas lapangan mengajukan pertanyaan dan berinteraksi dengan pelaku usaha.
Dari hasil pengamatan tersebut, Sonny menilai performa para petugas di lapangan sudah sangat baik dan teliti dalam melakukan pendataan. Kendati demikian, ia tidak menampik bahwa beban kerja yang dipikul tim sensus tergolong berat karena harus menyisir jutaan pelaku usaha di berbagai pelosok tanah air.
Tantangan terbesar yang sering dihadapi di lapangan adalah mencocokkan waktu dengan pemilik usaha. Banyak responden yang belum bisa diwawancarai saat kedatangan pertama karena kesibukan operasional bisnis, sehingga petugas terpaksa melakukan kunjungan ulang di lain waktu.
“Dibutuhkan usaha yang luar biasa untuk menyelesaikan pendataan ini,” tambahnya, sembari mengapresiasi kegigihan para petugas yang tetap memburu target tanpa mengenal hari libur.
Ia menambahkan, fleksibilitas waktu menjadi kunci utama karena para petugas harus selalu siap menyesuaikan diri dengan jadwal luang para pelaku usaha, demi memastikan tidak ada data yang terlewat.
Sebagai informasi, Sensus Ekonomi ini digelar untuk memetakan potret utuh aktivitas ekonomi nasional. Data yang dikumpulkan mencakup berbagai indikator penting, mulai dari struktur biaya produksi, angka omzet, kepemilikan aset, penciptaan nilai tambah, hingga serapan tenaga kerja secara menyeluruh.
Melalui basis data yang lengkap dari seluruh sektor usaha ini, pemerintah diharapkan memiliki landasan yang kuat dan akurat dalam merumuskan arah kebijakan serta perencanaan pembangunan nasional ke depan.





Tinggalkan Balasan