KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang tengah mematangkan rencana untuk menyelenggarakan acara nonton bareng (nobar) pesta sepak bola dunia, Piala Dunia 2026. Menariknya, agenda ini tidak sekadar menyajikan tayangan pertandingan, melainkan juga bakal diintegrasikan dengan panggung hiburan musik serta pelibatan aktif para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengungkapkan bahwa ruang publik di beberapa titik strategis akan dioptimalkan sebagai lokasi nobar. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati kemeriahan ajang empat tahunan tersebut dengan mudah.

“Insya Allah, Pemkab Karawang akan memfasilitasi nobar bagi seluruh warga. Agar suasana semakin hidup, kami juga mengonsep acara ini bersanding dengan bazar produk-produk UMKM lokal,” ujar Aep pada Sabtu (20/6/2026).

Mengenai waktu pelaksanaan, Aep menyebutkan pihaknya bakal bersikap fleksibel dan menyesuaikan dengan jadwal pertandingan resmi. Kendati demikian, prioritas utama akan diberikan pada laga yang berlangsung saat akhir pekan demi memaksimalkan jumlah penonton yang hadir.

“Untuk teknis waktunya nanti kita sesuaikan dengan jadwal pertandingan yang paling pas. Harapannya bisa digelar pada malam Jumat, Sabtu, atau Minggu agar masyarakat bisa datang dan meramaikan suasana tanpa terganggu aktivitas kerja,” tuturnya.

Terkait titik lokasi, sejumlah kawasan publik kini sedang dikaji secara mendalam oleh tim teknis. Salah satu tempat yang diproyeksikan menjadi pusat keramaian adalah Lapangan Karangpawitan, di samping beberapa area alternatif lainnya.

“Ada beberapa titik yang masuk pertimbangan, mulai dari Lapangan Karangpawitan hingga area terbuka di luar stadion. Kami masih melihat momentum dan efektivitas lokasinya,” tambah Bupati.

Rencana nobar massal ini sendiri merupakan bentuk respons cepat Pemkab Karawang terhadap Surat Edaran dari Menteri Dalam Negeri. Dalam edaran tersebut, pemerintah daerah diimbau untuk menyediakan fasilitas menonton bersama bagi masyarakat di area publik selama gelaran Piala Dunia 2026.

“Instruksi langsung sudah saya teruskan ke dinas-dinas terkait untuk persiapan matang. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Pak Sekda agar memastikan keterlibatan UMKM menjadi prioritas. Kita ingin roda ekonomi arus bawah ikut bergerak lewat momentum ini,” kata Aep menegaskan.

Melalui inisiatif ini, orang nomor satu di Karawang tersebut berharap acara nobar bisa menjadi pemantik gairah ekonomi daerah sekaligus ruang silaturahmi yang positif bagi warga.

“Tentu target kita bukan cuma menghadirkan hiburan semata, tapi ada dampak nyata bagi pendapatan pelaku usaha kecil kita serta mempererat rasa kebersamaan di antara masyarakat Karawang,” kuncinya.