KARAWANG – Suasana santai akhir pekan di Karawang Central Plaza (KCP) mendadak berubah mencekam setelah terjadi insiden kebocoran gas di lantai dasar pada Minggu (5/4/2026). Pengunjung yang sedang menikmati waktu libur dikejutkan oleh bau gas menyengat yang menyebar cepat, sehingga memicu kepanikan spontan di area pusat perbelanjaan terbesar di Galuh Mas tersebut.

Sejumlah pengunjung terlihat bergegas menyelamatkan diri keluar gedung guna menghindari risiko ledakan maupun keracunan akibat paparan gas di ruang publik.

Respon Cepat Tim Gabungan

Merespons laporan darurat, tim BPBD Karawang langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi area terdampak. Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas segera memasang barikade guna memastikan tidak ada warga yang mendekat ke titik sumber kebocoran.

Meski situasi sempat tegang, Kepala BPBD Karawang, Usep, belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi mendalam maupun volume kebocoran yang terjadi.

Mitigasi dan Penghentian Operasional Sementara

Pihak manajemen mall bergerak cepat melakukan mitigasi internal untuk mengendalikan keadaan. Building Manager KCP Mall, Rizki Setiawan, memastikan bahwa kondisi berhasil ditangani dalam waktu singkat oleh tim teknis operasional.

Sebagai bagian dari prosedur keselamatan (safety procedure), operasional KCP Mall sempat dihentikan sementara untuk memberikan ruang bagi petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap instalasi gas di seluruh area gedung.

“Insiden di area lantai dasar sudah ditangani dengan cepat oleh tim internal. Untuk langkah antisipasi, operasional mall sempat dihentikan sementara guna proses mitigasi dan evaluasi keamanan,” ujar Rizki Setiawan.

Kondisi Kembali Normal

Penutupan sementara dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa gas yang terperangkap di dalam ruangan sebelum pengunjung diperbolehkan masuk kembali. Setelah dinyatakan aman oleh tim ahli, aktivitas di Karawang Central Plaza kini telah kembali berjalan normal seperti biasa.

Manajemen KCP Mall menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengunjung dan menegaskan bahwa standar keselamatan tetap menjadi prioritas utama mereka. Meski kondisi telah kondusif, peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengelola tempat umum di Karawang untuk memperketat pengawasan sarana prasarana guna mencegah potensi bahaya serupa di masa depan.