KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang terus mempercepat proses revitalisasi Taman Ade Irma yang berada di kawasan pusat kota. Ruang terbuka hijau yang dahulu populer dengan sebutan “Taman Bencong” itu akan disulap menjadi taman kota yang lebih tertata, nyaman, serta dapat digunakan oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia.

Taman dengan luas kurang lebih 7.700 meter persegi tersebut ditargetkan selesai secara keseluruhan pada akhir 2026. Apabila dalam pelaksanaannya ditemukan kendala, penyelesaian proyek diperkirakan paling lambat berlangsung pada awal 2027.

Penataan Taman Ade Irma dilaksanakan melalui kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Karawang dengan sejumlah perusahaan yang berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menjelaskan, revitalisasi taman dibagi ke dalam lima segmen pembangunan. Dari jumlah tersebut, satu segmen telah selesai, sedangkan empat segmen lainnya masih dalam tahap pengerjaan dan akan terus dipercepat.

Menurutnya, pemerintah daerah berupaya agar sebagian besar pekerjaan dapat diselesaikan pada tahun ini sehingga masyarakat segera menikmati wajah baru Taman Ade Irma.

“Alhamdulillah, satu segmen sudah rampung. Empat segmen lainnya akan terus dikebut agar dapat selesai tahun ini. Insyaallah, Taman Ade Irma segera hadir dengan kondisi yang lebih indah dan nyaman,” ujar Aep, Minggu, 2 Agustus 2026.

Setelah seluruh pembangunan selesai, Taman Ade Irma diharapkan kembali menjadi salah satu ruang publik unggulan di Kabupaten Karawang. Berbagai fasilitas akan disiapkan untuk menunjang aktivitas anak-anak, orang dewasa, hingga lanjut usia.

Masyarakat nantinya dapat menggunakan kawasan tersebut untuk berolahraga, bermain bersama keluarga, bersantai, maupun menikmati suasana sore di tengah Kota Karawang.

Aep juga mengingatkan masyarakat agar turut menjaga kebersihan dan merawat fasilitas yang telah disediakan pemerintah.

Ia menilai keberlangsungan ruang publik tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian seluruh pengunjung.

“Kalau nanti sudah selesai, mari kita jaga bersama. Taman yang bersih, indah, dan nyaman merupakan tanggung jawab kita semua,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Keanekaragaman Hayati Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang, Agus Mutaqqim, menerangkan bahwa konsep penataan Taman Ade Irma terbagi menjadi lima kawasan utama.

Kawasan tersebut terdiri atas area olahraga atau gym, plaza, taman bermain anak, zona khusus lanjut usia, serta area parkir yang akan dipadukan dengan stan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Agus menyebut pembangunan Segmen A telah selesai dilaksanakan. Selanjutnya, pemerintah daerah menargetkan pengerjaan Segmen B dapat dituntaskan pada 2026.

Namun, adanya kebijakan efisiensi anggaran membuat pemerintah daerah perlu melibatkan pihak swasta untuk membantu penyelesaian segmen lainnya melalui pendanaan CSR.

“Segmen A telah selesai. Tahun ini kami menargetkan Segmen B juga rampung. Untuk bagian lainnya, kami berusaha membangun kolaborasi dengan sejumlah pihak melalui pemanfaatan dana CSR,” jelas Agus.

Sejumlah perusahaan telah menyampaikan komitmen untuk terlibat dalam pengembangan kawasan taman. PT APL akan membantu pembangunan area khusus lansia, sedangkan PT Pindo Deli mendukung penataan taman bermain anak atau playground.

Agus mengatakan proses pembangunan kedua kawasan yang mendapat dukungan CSR tersebut direncanakan mulai berjalan pada tahun ini.

Selain pembangunan fasilitas di dalam taman, penataan juga dilakukan terhadap lingkungan di sekitarnya. Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi akan membantu merapikan kabel udara yang selama ini terlihat tidak tertata.

Sementara pembangunan jalur pedestrian dan pagar taman akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang.

Berdasarkan perencanaan pemerintah daerah, total anggaran yang diperlukan untuk menuntaskan seluruh segmen pembangunan beserta jalur pedestrian mencapai sekitar Rp4,5 miliar.

Pemerintah Kabupaten Karawang juga merencanakan penyediaan stan UMKM sebagai ruang usaha bagi para pelaku ekonomi lokal. Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah akan kembali menjajaki kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia.

“Targetnya seluruh pembangunan selesai akhir 2026. Jika terdapat keterlambatan, paling lambat awal 2027 sudah rampung. Kami juga akan menyiapkan stan UMKM dan mencoba kembali berkolaborasi dengan PT KAI,” tutur Agus.

Dengan konsep yang lebih modern, inklusif, dan ramah bagi seluruh kelompok usia, revitalisasi ini diharapkan mampu mengubah Taman Ade Irma menjadi salah satu ikon ruang publik baru di Kabupaten Karawang.

Kehadiran fasilitas olahraga, plaza, taman bermain anak, kawasan lansia, serta sentra UMKM juga diharapkan dapat meningkatkan aktivitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi para pelaku usaha lokal.