KARAWANG – Jagat maya dihebohkan dengan rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi brutal sekelompok pemuda di wilayah Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Tak sekadar terlibat tawuran, komplotan bersenjata tajam ini juga nekat menganiaya warga yang salah sasaran hingga membawa kabur satu unit sepeda motor.

Merespons keresahan masyarakat, aparat kepolisian bergerak cepat. Polisi berhasil meringkus seorang pemuda yang diduga kuat menjadi salah satu dalang di balik aksi penyerangan beringas tersebut.

Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian langsung melakukan investigasi mendalam begitu video tersebut viral di media sosial.

“Menindaklanjuti keresahan warga terkait video viral sekelompok remaja bersenjata tajam di Klari, Tim Resmob Jatanras Satreskrim Polres Karawang bergerak melakukan penyelidikan intensif. Saat ini, satu terduga pelaku sudah berhasil kami amankan,” kata Ipda Cep Wildan saat memberikan konfirmasi, Selasa (16/6/2026).

Berdasarkan data pihak kepolisian, insiden mencekam ini terjadi pada Sabtu (6/6/2026) dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB. Lokasi kejadian tepat berada di depan sebuah warung Madura di Dusun Cirejag, Desa Blendung, Kecamatan Klari, Karawang.

Ipda Cep Wildan menceritakan, peristiwa bermula ketika dua orang remaja sedang nongkrong santai di depan warung tersebut. Suasana tenang mendadak berubah mencekam saat gerombolan pemuda bermotor datang secara babi buta sembari mengacungkan senjata tajam.

Ironisnya, aksi penyerangan ini didasari salah sasaran. Gerombolan pelaku mengira dua remaja yang sedang bersantai itu adalah anggota kelompok musuh yang sedang mereka cari.

“Korban yang sama sekali tidak tahu apa-apa langsung diintimidasi dan dipukuli. Lewat rekaman CCTV, terlihat jelas para pelaku membawa senjata tajam saat menyerang. Tidak sampai di situ, mereka juga menggasak sepeda motor milik korban,” lanjut Wildan.

Saat diserang, kedua korban sempat menyelamatkan diri dengan berlari masuk ke dalam warung Madura. Dua pelaku yang memegang senjata tajam bahkan nekat merangsek masuk ke dalam toko untuk mengejar korban. Karena kehilangan jejak targetnya di dalam warung, para pelaku yang sudah kalap meluapkan emosinya dengan membawa kabur motor korban yang terparkir di luar.

Berbekal rekaman kamera pengawas (CCTV) dan keterangan sejumlah saksi di lokasi, tim Jatanras Polres Karawang akhirnya mengantongi identitas para pelaku. Petugas kemudian bergerak menciduk pemuda berinisial AHS (21), seorang warga Desa Gintungkerta, Kecamatan Klari.

“Dalam proses interogasi, AHS telah mengakui seluruh perbuatannya. Ia membenarkan bahwa dirinya yang membawa senjata tajam jenis celurit saat penyerangan dilakukan bersama rekan-rekannya yang kini berstatus buron,” jelas Wildan.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sebilah celurit sebagai barang bukti. Saat ini, AHS telah mendekam di ruang tahanan Mapolres Karawang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pihak kepolisian juga menegaskan akan terus memburu anggota geng motor lainnya yang masih berkeliaran bebas.