KARAWANG – Bayang-bayang kecemasan mengenai masa depan setelah keluar dari jeruji besi sering kali menghantui para Warga Binaan. Ketakutan akan penolakan masyarakat dan kesulitan mencari nafkah menjadi tantangan nyata dalam proses kembali ke lingkungan sosial.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Lapas Karawang, Ma’ruf, menginisiasi langkah kemanusiaan dengan menggandeng GOKAR (Go Karawang), aplikasi ojek online lokal putra daerah. Kolaborasi ini bertujuan memberikan pembekalan dan peluang ekonomi mandiri agar para Warga Binaan memiliki tujuan hidup yang jelas saat kembali ke tengah keluarga.

Mitigasi Residivis Melalui Kemandirian Ekonomi

Program sosialisasi ini dirancang sebagai upaya pencegahan agar mantan narapidana tidak kembali melakukan tindak pidana akibat desakan ekonomi. Dengan menjadi mitra GOKAR, mereka mendapatkan kesempatan untuk bekerja secara halal dan terhormat.

Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, memaparkan sejumlah keunggulan yang ditawarkan aplikasinya bagi para calon mitra:

  • Kontribusi Daerah: Pajak dari aplikasi asli Karawang ini dialokasikan kembali untuk pembangunan kabupaten setempat.

  • Inklusivitas Tinggi: Pendaftaran pengemudi terbuka bagi siapa saja tanpa memandang asal daerah atau domisili.

  • Jaminan Sosial: Setiap mitra akan didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan untuk menjamin keselamatan kerja.

  • Pendapatan Maksimal: GOKAR menerapkan potongan aplikasi yang lebih rendah dibanding kompetitor lain guna menghargai keringat para pengemudi secara maksimal.

Komitmen Memanusiakan Manusia

Salah satu Warga Binaan mengungkapkan apresiasinya atas upaya Lapas Karawang dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya arahan kerja yang nyata sebelum masa pidana berakhir.

Di akhir kegiatan, Kalapas Karawang, Ma’ruf, menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi warga binaan agar tetap produktif.

“Mari kita dukung program reintegrasi sosial ini dengan mencintai produk asli Karawang. Selain memudahkan mobilitas, langkah ini juga memanusiakan manusia dengan memberikan kesempatan kedua bagi mereka untuk menjadi masyarakat seutuhnya,” pungkas Ma’ruf.