Kenangan Haru Alumni SMAN 5 Karawang: Tulisan Tangan di Ijazah Jadi Saksi Bisu Kepergian Nurlaela
KARAWANG – Isak tangis dan duka mendalam masih menyelimuti keluarga besar SMAN 5 Karawang pasca-insiden kecelakaan kereta api maut di Stasiun Bekasi yang terjadi pada Senin (27/4/2026) lalu. Salah satu korban jiwa, Nurlaela, M.Pd, teridentifikasi sebagai alumni sekolah tersebut angkatan tahun 2004.
Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Atang Suardi, S.Pd, salah satu guru senior di SMAN 5 Karawang. Ia mengaku terkejut saat pertama kali menerima informasi tersebut melalui grup internal sekolah dari rekan sejawat yang seangkatan dengan almarhumah.
Sosok Murah Senyum dan Bukti Ijazah Terakhir
Mengenang masa-masa almarhumah menimba ilmu, Atang menggambarkan Nurlaela sebagai sosok siswi yang sangat berkesan. Keramahan dan sikap santun almarhumah melekat kuat dalam ingatan para pendidiknya.
“Dulu murid kami tidak terlalu banyak, jadi hampir semua saling mengenal. Saya ingat betul, beliau itu anaknya sangat baik dan murah senyum,” kenang Atang saat dihubungi pada Rabu (29/4/2026) malam.
Momen pilu dialami Atang secara tak sengaja saat menyaksikan tayangan berita di televisi menjelang waktu magrib. Dalam tayangan tersebut, terlihat dokumen ijazah milik korban yang tercecer di lokasi kejadian. Atang pun langsung menyadari bahwa ijazah tersebut adalah hasil goresan tangannya sendiri.
“Saya kaget, karena tulisan di ijazah itu adalah tulisan tangan saya. Sejak tahun 1993, saya memang dipercaya pihak sekolah untuk menulis ijazah kelulusan setiap siswa,” ungkapnya dengan nada getir.
Kehilangan Besar Sesama Pendidik
Kepergian Nurlaela yang juga berprofesi sebagai seorang guru meninggalkan lubang besar di hati rekan sejawatnya. Atang, mewakili keluarga besar SMAN 5 Karawang, menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas kepulangan sang alumni yang juga merupakan pejuang pendidikan tersebut.
Pihak sekolah berharap almarhumah mendapatkan tempat paling mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi ujian berat ini.





Tinggalkan Balasan