KARAWANG – Jajaran Polres Karawang menunjukkan komitmen serius dalam mengawal program swasembada pangan nasional tahun 2026. Hal ini dibuktikan dengan aksi penanaman jagung secara serentak yang dipusatkan di Dusun Buah Haseum, Desa Karyamukti, Kecamatan Lemahabang, pada Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini pun dipantau langsung oleh Kapolri secara virtual guna memastikan gerakan tersebut masif dilakukan di daerah.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak main-main dalam mengoptimalkan potensi lahan di wilayah hukumnya. Tercatat, ada sekitar 27.000 meter persegi lahan yang tersebar di berbagai Polsek dan Satker jajaran yang kini mulai difungsikan untuk sektor pertanian.

“Ini bukan sekadar seremonial, tapi langkah nyata kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, unsur TNI dari Kodim 0604, hingga pihak Bulog dan Pupuk Indonesia. Kita ingin memastikan stabilitas pangan di Karawang tetap terjaga,” ujar IPDA Cep Wildan.

Senada dengan hal itu, Pemerintah Kabupaten Karawang memberikan lampu hijau dan dukungan penuh. Kepala Dinas Pertanian Karawang, Drs. Rochman, M.Si., mengapresiasi inisiatif Korps Bhayangkara ini. Sebagai bentuk sinergi, pemerintah daerah telah menyiapkan bantuan bibit jagung hibrida yang diproyeksikan untuk lahan seluas 27 hektare.

Dukungan teknis ini diharapkan menjadi bahan bakar bagi para petani lokal agar lebih produktif. Di sisi lain, Kabag SDM Polres Karawang, Kompol Dadan Sudirman, mengingatkan anggotanya di tingkat Polsek untuk terus “turun ke sawah” melakukan pendampingan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

“Personel di lapangan harus proaktif. Pembinaan dilakukan mulai dari masa tanam hingga nanti masuk musim panen, sehingga hasilnya benar-benar optimal dan bisa dirasakan manfaat ekonominya oleh masyarakat luas,” tegas Kompol Dadan.

Melalui semangat gotong royong lintas instansi ini, Karawang optimistis bisa menjadi pilar utama dalam menjawab tantangan kedaulatan pangan nasional di masa depan.