KARAWANG – Fakta baru mulai terkuak terkait insiden kecelakaan maut truk kontainer bermuatan minyak goreng yang merenggut tiga nyawa di Desa Kondangjaya, Karawang Timur, Minggu (15/2/2026) malam. Sopir truk bernopol B 9107 UEI tersebut ternyata sempat diperingatkan warga untuk tidak melintasi jalur turunan curam yang menjadi lokasi kejadian.

Berdasarkan kesaksian Rio, seorang pengatur lalu lintas mandiri di lokasi, sang sopir sebenarnya sudah melakukan survei jalur sejak sore hari sekitar pukul 15.00 WIB. Meski warga setempat sudah melarang dan menyatakan bahwa jalur tersebut tidak akan kuat menampung beban truk besar, sopir tetap merasa sanggup melaluinya.

Sekitar pukul 19.30 WIB, truk tersebut kembali datang dan langsung masuk ke jalur turunan dari Jalan Lingkar Luar Karawang menuju irigasi Rawagabus tanpa memberikan aba-aba. Saat sudah terlanjur masuk, sopir mengaku kesulitan untuk memundurkan kendaraannya hingga terpaksa terus melaju meski sempat salah mengambil arah yang diinstruksikan warga.

Sebelum terguling dan menimpa mobil Toyota Corolla milik satu keluarga, truk tersebut sempat menghantam Colt Diesel dan pembatas jalan. Rio pun menepis anggapan miring di media sosial yang menuduh warga sengaja mengarahkan truk demi uang receh. Menurutnya, justru warga sudah berusaha mencegah kendaraan besar tersebut masuk demi keselamatan bersama.

Alasan sang sopir mengambil risiko tersebut diduga kuat karena ingin menghindari jalur putar balik yang jauh. Maryati, warga di sekitar TKP, menyebutkan bahwa gudang tujuan bongkar muat berada di area bawah dekat irigasi. Biasanya, barang diturunkan di atas dan diangkut dengan kendaraan kecil, namun kali ini sopir nekat turun langsung ke bawah dengan kontainer besarnya.

Akibat tindakan nekat ini, satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak harus kehilangan nyawa setelah mobil mereka ringsek tertimpa peti kemas. Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Sudirianto, mengonfirmasi bahwa evakuasi berlangsung dramatis selama dua jam. Saat ini, kepolisian telah mengamankan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut terkait pelanggaran jalur tersebut.