BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali memanjakan warganya yang berencana pulang kampung pada momentum Lebaran tahun ini. Melalui Dinas Perhubungan, Pemprov Jabar resmi meluncurkan program Mudik Gratis 2026 dengan inovasi pendaftaran yang sepenuhnya terintegrasi secara digital.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan bahwa program ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk memberikan kenyamanan sekaligus menekan angka pemudik sepeda motor yang berisiko tinggi.

Pendaftaran Praktis lewat Satu Genggaman

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, proses pendaftaran kini dipusatkan melalui aplikasi Sapa Warga. Digitalisasi ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat sekaligus memastikan pendataan penumpang lebih akurat dan transparan.

Rincian Pelaksanaan Mudik Gratis 2026

Bagi masyarakat yang berminat, berikut adalah poin-poin penting yang perlu diperhatikan:

  • Kuota Penumpang: Pemprov Jabar menyiapkan total 3.040 tiket untuk keberangkatan tahun ini.

  • Jadwal Pemberangkatan: Armada bus dijadwalkan berangkat serentak selama tiga hari, mulai tanggal 13 hingga 15 Maret 2026.

  • Titik Kumpul Keberangkatan: Untuk memudahkan akses, titik keberangkatan dibagi menjadi tiga lokasi strategis:

    1. Terminal Leuwipanjang (Bandung)

    2. Terminal Cikarang

    3. Terminal Kota Bekasi

Mendorong Mudik Aman dan Berkesan

Sekda Herman Suryatman menekankan bahwa pemilihan titik keberangkatan di Bandung dan Bekasi (Cikarang-Kota Bekasi) didasarkan pada tingginya konsentrasi perantau di wilayah tersebut yang ingin menuju arah Jawa Tengah, Jawa Timur, maupun wilayah lain di Jawa Barat.

“Kami mengundang masyarakat Jawa Barat untuk memanfaatkan fasilitas ini. Selain gratis, aspek keselamatan menjadi prioritas utama kami dalam penyelenggaraan mudik tahun 2026,” ujar Herman dalam keterangannya.

Masyarakat diimbau untuk memantau rilis resmi jadwal pembukaan pendaftaran di aplikasi Sapa Warga agar tidak kehabisan kuota, mengingat tingginya antusiasme warga setiap tahunnya.