KARAWANG – Menjelang musim mudik Lebaran 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karawang mulai mematangkan kesiapan jalur utama maupun alternatif di wilayah Kabupaten Karawang. Salah satu strategi krusial yang disiapkan adalah pemanfaatan jalur fungsional Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan secara situasional.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, menjelaskan bahwa inspeksi mendalam telah dilakukan untuk memastikan kenyamanan pengguna jalan dan mengantisipasi lonjakan volume kendaraan. Jalur ini diharapkan menjadi solusi strategis untuk memecah kepadatan di ruas tol eksisting.

Skema Penggunaan Tol Japek II Selatan

Penggunaan Tol Japek II Selatan akan dilakukan secara situasional berdasarkan dinamika lalu lintas di lapangan, baik untuk arus mudik maupun arus balik:

  • Arus Balik (Bandung ke Jakarta):

    • Jika jalur utama dari arah Bandung menuju Jakarta mengalami kepadatan ekstrem, kendaraan akan dialihkan melalui Gerbang Tol (GT) Sadang, Purwakarta.

    • Pemudik kemudian akan melintasi jalur fungsional Japek II Selatan dan keluar di GT Setu, Bekasi.

  • Arus Mudik (Jakarta ke Bandung):

    • Apabila tol Jakarta-Cikampek eksisting padat, kendaraan dari arah Jakarta akan diarahkan masuk melalui GT Bojongmangu, Delta Mas.

    • Pemudik akan melintasi Japek II Selatan dan keluar di Tol Sadang, Cipularang.

Persiapan Teknis dan Koordinasi

Selain kesiapan aspal, Satlantas Polres Karawang juga memperkuat aspek penunjang lainnya:

  • Sarana Jalan: Pemenuhan rambu-ramu lalu lintas di sepanjang jalur fungsional.

  • Fasilitas Pelayanan: Pendirian pos pelayanan yang representatif bagi pemudik.

  • Rekayasa Lalu Lintas: Pematangan skema pengalihan arus di titik-titik rawan macet melalui koordinasi lintas sektoral.

Imbauan bagi Pemudik

Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk melakukan persiapan matang sebelum memulai perjalanan:

  1. Kondisi Fisik & Kendaraan: Pastikan keduanya dalam keadaan prima untuk perjalanan jauh.

  2. Kepatuhan Aturan: Wajib mengikuti instruksi petugas di lapangan demi keamanan bersama.

  3. Kesiapan Dini: Mulai merencanakan waktu perjalanan untuk menghindari puncak kepadatan.