KARAWANG – Kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Karawang mulai dikeluhkan warga menyusul munculnya banyak lubang akibat genangan air hujan. Tak sekadar mengganggu kenyamanan, kerusakan jalan ini mulai memakan korban jiwa, salah satunya dalam insiden kecelakaan di jembatan layang (flyover) Cikampek pada Minggu pagi.

Seorang pria berinisial T (52), warga Kabupaten Pemalang, dilaporkan mengalami luka berat setelah sepeda motor Honda Beat dengan nopol G-4302-ZW yang dikendarainya terperosok ke dalam lubang jalan. Korban yang melaju dari arah Karawang menuju Cirebon diduga kehilangan keseimbangan saat roda motornya masuk ke lubang yang cukup dalam, hingga akhirnya ia terpental dan jatuh.

Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengonfirmasi bahwa korban mengalami luka serius di bagian wajah. “Korban langsung dilarikan ke RS Karya Husada Cikampek untuk mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.

Merespons kejadian tersebut, personel dari Polsek Cikampek bersama unit laka lantas Polres Karawang langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti kendaraan. Meskipun tidak ada korban jiwa, pihak kepolisian meminta masyarakat ekstra waspada saat melintasi jalur tersebut.

Kondisi jalan di sepanjang jalur utama Karawang memang tengah memprihatinkan. Tingginya intensitas hujan belakangan ini membuat aspal mengelupas dan menciptakan lubang dengan dimensi yang beragam. Bahkan, di beberapa titik jalur Pantura Karawang, ditemukan lubang jalan dengan kedalaman mencapai 30 hingga 40 sentimeter, yang sangat berisiko bagi pengendara roda dua terutama saat tertutup genangan air.

Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk menurunkan kecepatan, terutama saat berkendara di pagi hari atau dalam kondisi cuaca ekstrem, demi menghindari kecelakaan serupa.