Dari Memulung di Jakarta Hingga Diantar Bupati ke Sekolah: Babak Baru Hidup Fikri
SUMEDANG – Senyum lebar kini menghiasi wajah M. Fikri Ibrahim (6), bocah yang sebelumnya sempat viral karena memulung di jalanan Jakarta. Pada Senin (30/3/2026), Fikri resmi memulai langkah pertamanya di dunia pendidikan dengan diantar langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, dan Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menuju Sekolah Rakyat.
Di hari pertamanya, Fikri menunjukkan kemampuan adaptasi yang luar biasa. Ia tampak membaur dengan teman-teman barunya tanpa rasa canggung, asyik menggambar dan mewarnai sambil sesekali melempar senyum polos.
Cita-Cita Mulia dan Masa Lalu yang Tangguh
Meski masih sangat belia, Fikri sudah memiliki impian besar untuk masa depannya. Dengan penuh semangat, ia menyatakan keinginannya untuk menjadi seorang polisi.
Namun, di balik keceriaan tersebut, Fikri telah melewati perjalanan hidup yang tidak mudah. Sebelumnya, Fikri tinggal bersama sang nenek di Jakarta dalam kondisi ekonomi yang sangat terbatas, ia sempat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan memulung sampah plastik di jalanan atas inisiatifnya sendiri, bukan karena eksploitasi. Fikri terpaksa berjuang di jalanan sementara sang ayah dikabarkan tengah menjalani masa tahanan di penjara akibat sebuah kasus hukum.
Kembali ke Pelukan Ibu
Kisah perjuangan Fikri di ibu kota menarik simpati besar dari jajaran Kepolisian Resor Sumedang dan Pemerintah Kabupaten Sumedang. Melalui koordinasi yang cepat, pihak berwenang memfasilitasi kepulangan Fikri agar ia bisa kembali berkumpul dengan ibu kandungnya di Kecamatan Cibugel, Sumedang.
Kini, Fikri tidak lagi memegang karung plastik di pinggir jalan, melainkan menggenggam alat tulis di bangku sekolah demi mengejar cita-citanya.






Tinggalkan Balasan