Cedera Pinggang Paksa Anthony Ginting Mundur dari Indonesia Masters 2026
KARAWANG – Kabar kurang sedap datang dari arena Indonesia Masters 2026. Tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, terpaksa menyudahi langkahnya lebih awal. Bukan karena kalah bertanding, melainkan akibat cedera pinggang yang datang tiba-tiba.
Ginting sejatinya dijadwalkan melakoni laga babak kedua melawan wakil Singapura, Jason Teh, di Istora Senayan pada Kamis (22/1). Namun, kondisi fisik yang tidak mendukung memaksa juara Indonesia Masters dua kali (2018 & 2020) ini untuk menarik diri dari turnamen.
Keputusan di Menit Akhir Pelatih tunggal putra, Indra Wijaya, mengungkapkan bahwa tanda-tanda masalah pada pinggang Ginting sebenarnya sudah mulai terasa sejak laga babak pertama usai pada Rabu malam. Tim fisioterapi PBSI pun telah berupaya maksimal melakukan pemulihan intensif agar sang pemain tetap bisa berlaga hari ini.
“Kami sudah usahakan yang terbaik dengan tim fisio, bahkan sampai pagi tadi masih terus diterapi agar dia bisa pulih tepat waktu,” jelas Indra kepada awak media.
Namun, keputusan pahit akhirnya harus diambil tepat setelah Ginting mencoba melakukan pemanasan. “Ternyata setelah pemanasan tadi, rasanya tetap tidak memungkinkan untuk dipaksakan bermain. Akhirnya saya putuskan Ginting ditarik dari babak kedua,” tambahnya.
Bukan Cedera Kambuhan Mundurnya Ginting sempat memicu kekhawatiran mengenai riwayat cederanya, mengingat ia sempat absen cukup lama akibat masalah bahu di French Open 2025 lalu. Namun, Indra memastikan bahwa cedera kali ini benar-benar berbeda.
“Ini kasus yang berbeda. Kalau bahu yang dulu sudah bagus dan tidak ada keluhan lagi. Tapi cedera pinggang kali ini memang benar-benar di luar dugaan kami,” tegas Indra.
Harapan Tersisa pada Alwi Farhan Dengan absennya Ginting, kekuatan Indonesia di sektor tunggal putra kini kian menipis. Menyusul tersingkirnya Moh. Zaki Ubaidillah, harapan publik kini tertuju sepenuhnya pada pundak pemain muda, Alwi Farhan, yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di sektor ini.






Tinggalkan Balasan