Bupati Karawang Tekankan Harmoni: Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 Akan Menyesuaikan dengan Bulan Ramadan
KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang mulai mematangkan rencana teknis untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577 dan tradisi Cap Go Meh tahun 2026. Fokus utama persiapan tahun ini adalah menjaga toleransi, mengingat momentum perayaan tersebut bertepatan dengan pelaksanaan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.
Guna memastikan segalanya berjalan lancar, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, memimpin langsung rapat koordinasi di Ruang Rapat Bupati pada Kamis, 5 Februari 2026. Pertemuan ini melibatkan jajaran pejabat teras daerah, mulai dari Plt. Asisten Daerah I M. Ridwan Salam, Asisten Daerah III H. Arief Bijaksana Maryugo, hingga Kabag Kesra H. Aep Saepudin serta pihak panitia penyelenggara.
Dalam arahannya, Bupati Aep menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung penuh setiap kegiatan budaya masyarakat. Namun, ia mengingatkan pentingnya penyesuaian teknis agar suasana kondusif tetap terjaga di tengah keragaman keyakinan.
“Kita semua sepakat bahwa keragaman adalah kekayaan kita. Pemerintah hadir untuk mendukung, namun tentu ada beberapa aspek yang perlu disesuaikan secara situasional agar tidak memicu polemik yang tidak perlu,” ujar Aep Syaepuloh di hadapan peserta rapat.
Ia juga menekankan bahwa penyesuaian ini tidak akan mengurangi nilai spiritual atau kekhidmatan dari perayaan itu sendiri. Menurutnya, komunikasi yang baik adalah kunci agar esensi ibadah tetap terjaga bagi kedua belah pihak.
“Makna ibadah dari masing-masing keyakinan itu mutlak dan tidak berubah. Yang kita atur hanya bentuk teknis pelaksanaannya di lapangan agar saling menghormati,” tambahnya.
Langkah jemput bola yang dilakukan pemda ini disambut positif oleh panitia penyelenggara. Dari hasil pertemuan tersebut, telah disepakati sejumlah poin mengenai pengaturan waktu dan lokasi kegiatan agar selaras dengan aktivitas masyarakat selama Ramadan. Dengan koordinasi yang intens ini, diharapkan perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Karawang tetap meriah tanpa mengganggu kekhusyukan umat Muslim yang sedang berpuasa.






Tinggalkan Balasan